10 Daerah di Riau Sudah Bebas Malaria

By Bermadah 30 Apr 2018, 20:04:30 WIB Riau
10 Daerah di Riau Sudah Bebas Malaria

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir usai menerima Tongkat Estafet Malaria dari Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono, Senin (30/4/2018). Foto/Istimewa


BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU - Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyatakan, hingga kini sudah terdapat 10 dari 12 kabupaten/kota di Riau yang terbebas dari penyakit malaria.

"Tinggal dua kabupaten yang belum (terbebas malaria)," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir usai menerima Tongkat Estafet Malaria dari Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono, atas keberhasilan Riau mencapai eliminasi Malaria, di Pekanbaru, Senin (30/4/2018).

Dua kabupaten dimaksud, terang dia, yakni Indragiri Hulu dan Pelalawan. Untuk itu, pihaknya akan berupaya membawa kedua daerah tersebut terbebas dari penyakit malaria. 

"Kita targetkan, dua kabupaten ini secepatnya menuju elimimasi malaria. Karena secara nasional, pada 2030 mendatang Indonesia sudah terbebas dari penyakit malaria," ungkapnya.

Untuk tahun ini, terang Mimi, terdapat tiga kabupaten di Riau yang menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan RI. Di antaranya Kabupaten Indragiri Hilir, Rokan Hilir dan Kampar. 

Ketiga daerah tersebut menyusul tujuh kabupaten/kota lainnya yang sudah terlebih dahulu mencapai eliminasi malaria pada tahun sebelumnya yaitu Kota Pekanbaru, Dumai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kuantan Singingi, Siak, Kepulauan Meranti, dan Bengkalis.

"Tentunya kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada teman-teman kabupaten/kota atas keberhasilan ini dan upaya dan kerja keras kita semua membebaskan Riau dari penyakit malaria," ucapnya.

Lebih jauh disampaikan Mimi, sertifikat eliminasi malaria diterima oleh kabupaten/kota setelah dilakukan assesment atau penilaian oleh tim yang terdiri dari Kementerian Kesehatan, WHO (World Health Organization) dan beberapa orang konsultan kesehatan ke lokasi di kabupaten bersangkutan.

"Dengan ketentuan tidak terdapat kasus malaria penularan setempat selama tiga tahun terakhir dan indikator lainnya Annual Parasite Incidence (API) < 1.  Maksudnya adalah, jumlah penderita malaria dengan konfirmasi laboratorium positif pada populasi wilayah tertentu / 1.000 penduduk kurang dari satu orang," tutup dia. (red)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video