100 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat Boeing 737

By Bermadah 20 Mei 2018, 00:06:47 WIB Internasional
100 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat Boeing 737

Keterangan Gambar : Asap tebal tampak membumbung dari lokasi Pesawat Boeing 737 yang jatuh dan meledak di dekat Bandara Internasional Jose Marti, Sabtu (19/5/2018) WIB. Foto/Twitter @CapaMagGundem.


BERMADAH.CO.ID, HAVANA - Lebih dari 100 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan Pesawat Boeing 737 yang terjatuh dan meledak di dekat Bandara Internasional Jose Marti di Havana, Jumat (18/5/2018) waktu setempat atau Sabtu (19/5/2018) waktu Indonesia.

Dari sekitar 104 (laporan lain menyebut 105) penumpang, hanya tiga orang yang selamat.

Pesawat yang dioperasikan maskapai pemerintah Kuba, Cubana de Aviacion itu jatuh sesaat setelah lepas landas. Sedianya, pesawat itu akan terbang ke Holguin di Kuba timur.

Ratusan penumpang yang jadi korban di antaranya lima anak. Selain itu, ada juga sembilan awak pesawat yang berada di dalam penerbangan saat tragedi terjadi.

"Kita harus berharap bahwa berita itu tidak akan baik, karena ada sejumlah besar orang yang tampaknya telah tewas," kata Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, yang dikutip Reuters, Sabtu (19/5/2018).

Kobaran api dari pesawat yang meledak tersebut telah dipadamkan. Menurut Presiden Diaz-Canel, pihak berwenang sedang mengidentifikasi jasad-jasad korban.

Penyebab kecelakaan pesawat belum diketahui. Pihak bewenang, kata Diaz-Canel, sedang melakukan penyelidikan.

Pesawat Boeing 737-201 dibangun pada tahun 1979 dan disewa oleh maskapai Cubana dari sebuah perusahaan kecil Meksiko bernama Damojh. Pesawat itu dianggap sudah uzur dari kebanyakan pesawat yang digunakan dalam layanan terbang.

Pihak Damojh di Meksiko mengatakan, pihaknya belum memiliki informasi lebih lanjut tentang tragedi jatuhnya pesawat itu, termasuk penyebabnya. Sedangkan maskapai Cubana menolak berkomentar.

Puing pesawat CU972 tersebut berserakan di lokasi kecelakaan yang berjarak 20km sebelah selatan Havana.

"Kami mendengar ledakan dan kemudian melihat asap besar membumbung," kata Gilberto Menendez, pengelola restoran di dekat lokasi kecelakaan di kawasan pertanian Boyeros. Demikian dilansir Sindonews. (red)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video