Bawaslu Riau akan Panggil Gubernur Terpilih dan Bupati/Walikota di Riau

By Bermadah 11 Okt 2018, 12:17:03 WIB Politik
Bawaslu Riau akan Panggil Gubernur Terpilih dan Bupati/Walikota di Riau

Keterangan Gambar : Rusidi Rusdan, Ketua Bawaslu Riau


BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau akan melakukan pemanggilan terhadap Gubernur Terpilih dan Bupati/Walikota se Riau. Langkah pemanggilan tersebut diputuskan setelah melalui pembahasan dalam Rapat Pleno Bawaslu Riau malam ini. Demikian siaran pers dari Bawaslu Riau yang diterima redaksi Bermadah.co.id, Rabu (10/10/2018) malam.

"Terkait Gubernur terpilih dan Bupati/Walikota se Riau yang menanda tangani Pernyataan dukungan kepada salah Satu Capres/Cawapres Pemilu tahun 2019, Bawaslu Riau akan segera memanggil Gubernur Terpilih serta beberapa orang Bupati/ Walikota se Riau," jelas Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, dalam siaran persnya.

Disampaikan Rusidi dalam siaran persnya itu, pemanggilan dilakukan karena Bawaslu merasa perlu menanyakan beberapa hal terkait kehadiran mereka dalam kegiatan Deklarasi dukungan yang dilaksanakan oleh Projo di Hotel Arya Duta pagi tadi.

Pada pemanggilan nanti Bawaslu ingin memperjelas lebih jauh seperti apa kronologis, kejadian dan apa maksud dan tujuan kegiatan tersebut.

Disamping itu, Bawaslu juga akan memanggil Panitia Pelaksana untuk mendapat informasi yang lebih lengkap. Direncanakan pemanggilan akan dilakukan minggu depan.

Dalam siaran pers Bawaslu, Rabu (10/10/2018) malam, disampaikan soal Pasal Pejabat Negara yaitu UU No 7. Yang dimaksud, jelas Rusidi adalah UU No 7 Tahun 2017, pada pemilu 2019.

Rusidi menjelaskan, semua yang hadir dan menandatangani pernyataan dukungan akan dipanggil satu persatu. Materi pemanggilan nanti akan difokuskan kepada kemungkinan terpenuhinya unsur pidana, khususnya Pasal Pejabat Negara yang melakukan tindakan menguntungkan atau merugikan salah satu Peserta pemilu, sesuai UU No 7, pemilu Tahun 2019, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 2 tahun dan denda Rp 24.000.000. Di samping itu, pihak Bawaslu juga akan melihat kemungkinan pelanggaran terhadap penggunaan fasilitas negara dengan ancaman hukuman yang sama atau bisa juga pelanggaran terhadap keduanya.(rls)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video