Bentrok Warga dengan PT BBSI, Berikut Kronologisnya

By Bermadah 20 Des 2018, 00:03:34 WIB Inhu
Bentrok Warga dengan PT BBSI, Berikut Kronologisnya

BERMADAH.CO.ID, INHU - Bentrokan fisik terjadi antara karyawan perusahaan dengan warga desa tempatan kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Kali ini, bentrok fisik yang mengakibatkan jatuh korban terjadi antara karyawan PT Bukit Betabuh Sei Indah (BBSI) dengan warga Desa Talang Tujuh Buah Tangga. Yang mana, bentrokan antara petugas keamanan (security) perusahaan itu mengakibatkan jatuh korban luka-luka di kedua belah pihak.

Peristiwa bentrokan antara warga yang berprofesi sebagai petani (pekebun) dengan karyawan PT BBSI terjadi di Dusun IV Perjuangan Desa Talang Tujuh Buah Tangga Kecamatan Rakit Kulim, Rabu 19 Desember 2018 sekitar pukul 13.00 WIB, bertempat di areal milik PT BBSI.

Bentrokan fisik itu dibenarkan Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIk melalui PS Paur Humas Polres Inhu Bripka Misran, Rabu 19 Desember 2018. Kronologis kejadian itu, kata Misran, sekira pukul 11.00 WIB siang tadi karyawan PT BBSI melakukan kegiatan penggalian atau pemutusan akses jalan kebun masyarakat ke akses lokasi milik PT BBSI di desa tersebut.

Sekira pukul 13.00 WIB, sebanyak 30 petugas keamanan PT BBSI tiba ke lokasi alat berat yang sedang bekerja. Selang tidak berapa lama, warga tempatan yang berjumlah 50 orang juga turut mendatangi lokasi tersebut untuk mencoba menghentikan alat berat.

"Sekitar pukul 13.30 WIB pihak keamanan dengan masyarakat sekitar cekcok di lokasi tersebut. Sebanyak 5 orang terluka dari bentrokan itu, yakni 1 orang dari pihak perusahaan dan 4 orang dari warga masyarakat," jelas Misran.

Korban dari pihak keamanan bernama Muba Siahaan mengalami luka robek di bagian kepala. Sedangkan 4 orang mengalami luka-luka akibat dipukul dan ditendang oleh pihak keamanan, antara lain Anggiat Sinaga (26), Parlin Sinaga (29), Rampatua Naibaho (50) dan Binus Turnip (64).

"Kepada petugas, ke empat korban dari masyarakat yang terluka itu mengaku terkena tendangan dan pukulan dari pihak security PT BBSI. Selain itu, pihak keamanan juga mengamankan 1 orang warga masyarakat," ujar Misran.

Atas kejadian itu, lanjut Misran, Kapolsek Kelayang AKP Rinaldi Parlindungan SH melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan melalui Humas PT BBSI, Warman. Kepada Warman, Rinaldi menyampaikan himbauan agar menghentikan aktivitas perusahaan terlebih dahulu guna mengantisipasi bentrok lanjutan.
 
"Kapolsek Kelayang melakukan penggalangan kepada masyarakat agar menahan diri, untuk mencegah hal-hal yang melanggar hukum," ujarnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Talang Tujuh Buah Tangga Bripka JF Hutabarat melakukan koordinasi dan penggalangan kepada masyarakat dan perangkat desa guna meredam aksi lanjutan di lokasi.(yuz)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video