BMKG Stasiun Pekanbaru Deteksi Titik Panas di Riau

By Bermadah 28 Mei 2019, 04:28:43 WIB Riau
BMKG Stasiun Pekanbaru Deteksi Titik Panas di Riau

BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU - Melalui pencitraan Satelit Terra dan Aqua Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru tercatat sebanyak 35 titik panas yang mengindikasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan 50 persen tingkat kepercayaan di Riau, Senin (27/5/2019) pagi.

Puluhan titik panas ini terpantau menyebar di sejumlah kabupaten dan kota. Keberadaan titik-titik panas mulai terdeteksi dalam 24 jam terakhir, Ahad (26/5/2019) kemaren.

Menurut Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno, titik-titik panas tersebut terpusat di Kabupaten Bengkalis dengan total 13 titik.

Di wilayah pesisir Riau itu, Sukisno mengatakan terdapat 13 titik panas yang menyebar di empat kecamatan seperti Bukit Batu, Mandau, Rupat dan Kecamatan Pinggir.

Sementara itu, titik panas kedua terbanyak di Kabupaten Pelalawan dengan total 10 titik panas. Dimana 10 titik panas di Pelalawan menyebar di empat kecamatan yakni Kuala Kampar, Bunut, Pangkalan Kuras dan paling banyak terdeteksi di Langgam.

Setelah itu, titik panas menyebar di Kabupaten Indragiri Hilir empat titik, Kabupaten Dumai tiga titik, Indragiri Hulu dua titik, sementara Siak, Kuantan Sengingi dan Kampar masing-masing satu titik panas.

Bahkan, BMKG juga mendeteksi puluhan titik panas lainnya juga menyebar diluar Provinsi Riau pulau Sumatera. Ada lima titik panas terdeteksi yakni Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi dan Kepulauan Riau.

Untuk 35 titik panas di Riau sendiri, BMKG mengatakan, tujuh titik dipastikan berindikasi kuat terjadinya kebakaran hutan dan laham dengan tingkat kepercayaan diatas 70 persen.

Tujuh titik panas itu yakni menyebar di Kabupaten Pelalawan tiga titik, serta satu titik masing-masing di Kabupaten Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kampar dan Kabupaten Kuantan Singingi.

Saat ini Provinsi Riau masih dalam status siaga kebakaran hutan dan lahan yang ditetapkan sejak bulan Februari sampai Tanggal 31 Oktober 2019 mendatang.(fik)
   




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video