Dandim 0302/Inhu Bermalam di Sekitar Areal Gambut Yang Terbakar

By Bermadah 12 Agu 2019, 20:11:50 WIB Inhu
Dandim 0302/Inhu Bermalam di Sekitar Areal Gambut Yang Terbakar

Keterangan Gambar : Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Hendra Roza SIP bersama Tim Satgas Karhutla Kodim 0302/Inhu mendirikan tenda di sekitar areal lahan gambut di Desa Pulau Gelang, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Senin 12 Agustus 2019


BERMADAH.CO.ID, INHU - Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Hendra Roza SIP bersama 45 personel anggotanya 'Camping' di areal lahan gambut yang terbakar, Senin 12 Agustus 2019. Kebijakan harus mendirikan tenda dan menginap hingga beberapa hari ke depan ini diambil pimpinan Kodim 0302/Inhu ini disebabkan agar upaya pemadaman dan pencegahan semakin meluasnya titik api dapat diminimalisir.

"Sepertinya kita harus kerja ekstra keras agar api di areal lahan gambut di Desa Pulau Gelang ini dapat kita padamkan dan juga upaya pencegahan meluasnya titik api dapat di bendung," tegas Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Hendra Roza SIP, Senin 12 Agustus 2019.

Dikatakan Dandim, langkah ini di ambil dengan bermalam di hutan yang lokasinya berjarak 300 meter dari titik api merupakan upaya dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kodim 0302/Inhu untuk terus berjuang memadamkan api, sehingga api benar-benar padam.

"Kami sengaja bermalam di sekitar areal lahan gambut yang terbakar ini untuk berjuang memadamkan api. Kita juga di bantu dari BPBD Riau dengan menggunakan water bombing. Selain unsur TNI AD ada juga dari Manggal Agni, KPBD Inhu dan MPA Desa Pulau Gelang," jelas Dandim.

Sementara itu, informasi yang berhasil di rangkum di lapangan, bahwa pendirian tenda ini akan di lakukan hingga Kamis 15 Agustus 2019 mendatang. 

Selain personel Kodim 0302/Inhu yang berjumlah 45 orang, ikut membantu dari KPBD Inhu 15 orang, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Pulau Gelang 5 orang dan Manggala Agni Inhu 6 orang.
Hingga berita ini di turunkan, Tim Terpadu Satgas Karhutla masih memadamkan api dengan menggunakan mesin pompa merek Robin serta menggunakan tongkat dari bambu sepanjang dua meter.

Untuk diketahui, areal lahan gambut seluas 30 hektar dan yang sudah terbakar mencapai 20 hektar ini, terbakar sejak Kamis 8 Agustus 2019 lalu, tim terpadu harus menggunakan perahu pompong melintasi Batang (sungai) Rengat dan Sungai Indragiri. 

Dimana, saat ini debit air sungai maupun kanal sangat dangkal, sehingga harus menunggu air pasang agar bisa sampai ke titik api. Selain itu juga, tim harus melintasi jalan setapak di dalam hutan dan semak belukar yang jarak tempuhnya mencapai 3,5 kilometer. Kendati beratnya medan tidak menyurutkan tim untuk berjibaku padamkan api.(yuz)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video