Dua Minggu, Polisi Selidiki Sindikat Curat Pecah Kaca

By Bermadah 30 Nov 2018, 18:22:37 WIB Hukrim
Dua Minggu, Polisi Selidiki Sindikat Curat Pecah Kaca

BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU -  Terungkapnya kasus pencurian dengan pemberatan (curat) pecah kaca mobil, Satuan Reserse Kriminal Polisi Resort Kota Pekanbaru melakukan upaya penyelidikan selama dua minggu.

Hal ini langsung diungkapkan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, Jumat (30/11/2018) sore di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

"Kita melakukan penyelidikan selama dua minggu. Mulai terjadinya kasus pecah kaca di Kecamatan Payung Sekaki, didepan Mesjid Agung Annur Kecamatan Lima Puluh kita langsung melakukan penyelidikan dengan olah TKP," katanya.

Dari hasil penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Polresta Pekanbaru langsung membentuk Tim Satreskrim menjadi tim Kring Serse.

"Kring serse ini dibagi menjadi empat dan disebar ditempat lokasi yang rawan akan kejahatan (pecah kaca mobil-red). Tepatnya hari ini, kita melihat ada gerak gerik yang mencurigakan di Jalan Nangka tepatnya di Bank BRI," sambung Susanto.

Saat itu, petugas melihat dua tersangka yang berinisial A dan Mr X mengikuti korban hingga ke Jalan Ikhlas, Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru.

Saat korban memarkirkan kendaraannya, ke dua tersangka langsung beraksi. Setelah beraksi, para tersangka langsung melarikan diri dengan menabrak mobil petugas kepolisian yang mencoba menghadangnya.

"Para tersangka ini sempat melepaskan  dua buah tembakan senjata api rakitan. Dengan tembakan terukur, kedua tersangka berhasil dilumpuhkan," tegas Susanto.

Dari tangan ke dua tersangka ini, petugas mengamankan barang bukti 1 buah sepeda motor Yamaha MX King, uang tunai Rp50 juta, dua senjata api rakitan serta tablet.

"Tersangka ini berhasil mengambil uang Rp45 juta di Kecamatan Payung Sekaki, Rp125 juta di depan Masjid Agung Annur dan yang terakhir di Jalan Ikhals, Kecamatan Payung Sekaki senilai Rp50 juta," bebernya lagi.

Dengan kejadian ini, Susanto mengimbau kepada seluruh masyatakat Riau khususnya Pekanbaru agar selalu berhati-hati dan tetap waspada akan aksi kejahatan.

"Jika ada masyarakat yang mengambil uang ke Bank dalam jumlah besar, diharapkan agar meminta bantuan kepada petugas kepolisian. Meminta bantuan itu gratis tidak dipungut biaya. Jadilah polisi bagi dirinya sendiri," imbaunya.

Dengan terbentuknya kring serse di Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, tentu sangat membantu untuk menekan angka kejahatan di wilayah Pekanbaru menjelang akhir tahun.

"Kring serse tetap dibentuk hingga akhir tahun ini. Dan kring serse akan disebar di wilayah rawan di Pekanbaru. Tujuannya untuk menekan angka kejahatan," pungkasnya.(fik)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video