Fenomena Salju Merah Muncul di Antartika

By Bermadah 05 Mar 2020, 01:54:56 WIB Teknologi
Fenomena Salju Merah Muncul di Antartika

Keterangan Gambar : Ilustrasi es di Antartika. (Istockphoto/ShutterOK)


BERMADAH.CO.ID - Fenomena aneh terjadi di Pulau Galindez, lepas pantai Semenanjung paling utara Antartika. Di kawasan tersebut, lapisan es yang biasanya terlihat putih berubah menjadi merah seperti darah.

Melansir Live Science, fenomena yang dikatakan oleh peneliti sebagai 'blood snow' terjadi sejak musim panas berlangsung di Antartika. Musim panas kali ini terbilang ekstrim sehingga mampu melelehkan gletser.

Menurut peneliti, fenomena salju merah seperti berdarah itu berasal dari sejenis ganggang berpigmen merah yang disebut Chlamydomonas Nivalis yang bersembunyi di ladang salju dan pegunungan di seluruh dunia.

Diberitakan, Ganggang tersebut tumbuh subur di air yang membeku dan "tertidur" di salju dan es pada musim dingin. Ketika musim panas tiba dan salju mencair, ganggang itu mekar, menyebarkan spora merah seperti bunga.

Disampaikan peneliti lagi, fenomena warna merah ini berasal dari karoten di kloroplas alga, pigmen yang sama, yang membuat labu dan wortel berwarna oranye.

Selain rona merahnya, pigmen itu juga menyerap panas dan melindungi alga dari sinar ultraviolet sehingga memungkinkan organisme itu berjemur di bawah matahari musim panas tanpa risiko mutasi genetik.

Dalam pemberitaan disebutkan, keuntungan yang diperoleh alga dari pigmen itu ternyata tidak menguntungkan bagi es di Antartika. Menurut peneliti Ukraina, kembang biak alga karena pigmen itu membuat lapisan es mencair karena panas.

"Bunga-bunga salju (alga) berkontribusi terhadap perubahan iklim. Karena banyak warna merah, salju memantulkan lebih sedikit sinar matahari dan meleleh lebih cepat. Sebagai akibatnya, ia menghasilkan lebih banyak ganggang yang lebih terang," ungkap para peneliti.

Peneliti berkata es semakin cepat mencair ketika ganggang semakin cepat menyerap panas. Semakin banyak es yang mencair, semakin cepat ganggang dapat menyebar. Situasi itu menyebabkan lebih banyak pemanasan, lebih banyak pencairan, dan lebih banyak ganggang mekar.

Fenomena yang terjadi di Semenanjung Antartika ternyata bukan hal baru karena sudah ada sejak jutaan tahun lalu. Namun, perubahan iklim mendorong alga tumbuh lebih banyak dan membuat es Antartika lebih cepat mencair.

Melansir Futurism, ganggang yang berkembang menyebabkan laut pantai kota Spanyol diselimuti oleh busa pada bulan Januari. Ganggang serupa yang mekar bahkan menyebabkan pantai di sekitar pulau di Laut Cina Timur bersinar biru.(***)

Sumber: cnnindonesia.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

  • PelangiQQ

    Ah.. paling bentar ajaa tu - Dapatkan bonus melimpah untuk member baru !! Hanya di ...

    View Article
  • Pelangipoker

    Semoga hukum dapat ditegakkan walaupun melawan orang berduit - Dapatkan bonus untuk member baru ...

    View Article
  • Pokerpelangi

    Udah dapat keja lain mungkin. Habis lama kali diterima PNS - Poker online bonus terbesar untuk ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video