Kepala Sekolah Ramai-Ramai ke China, Dewan Pertanyakan Izin dan Minta Diperiksa

By Bermadah 09 Okt 2019, 14:37:29 WIB Pekanbaru
Kepala Sekolah Ramai-Ramai ke China, Dewan Pertanyakan Izin dan Minta Diperiksa

Keterangan Gambar : T Azwendi


BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU -  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempertanyakan izin dan memeriksa Kepala Sekolah yang dilaporkan ramai-ramai ke luar negeri, ke negeri China beberapa waktu lalu. 

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri menyebut, secara administrasi, ia mempertanyakan belasan (18 Kepala Sekolah, red) ke Shenzen, China beberapa waktu lalu. 

"Secara administrasi saya kira itu tidak dibenarkan. Mereka keluar meninggalkan (sekolah). Keluar itu keluar negeri lagi. Meninggalkan pekerjaan mereka itu saya kira tidak dibenarkan," kata Azwendi. 

Secara etika, kata dia, juga tidak elok. Ia juga menyebut, jika Aparatur Sipil Negara (ASN) ke luar negeri harus izin ke kepala daerah. 

"Secara etika itu tidak bagus. Berkaitan dengan izin tadi saya kira PNS. Namanya PNS tentu harus minta izin kepada Walikota. Tapi takutnya ini tidak ada izinnya," kata dia. 

Lanjutnya, jika itu terbukti menyalahi aturan, Ia meminta Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memeriksa yang bersangkutan. 

"Kalau memang ini terbukti mereka lakukan kesalahan administrasi, saya minta juga nanti Inspektorat dan BKPSDM melakukan komunikasi kepada mereka soal keberangkatan itu," jelasnya. 

Ia juga mempertanyakan tujuan mereka keluar negeri. Kalau memang ada hal positif untuk keperluan belajar mengajar, sah-sah saja. "Tapi, kalau tidak?," ujarnya. 

"Urgensinya apa ke sana. Kalau memang menunjang kinerja mereka untuk hal positif terkait pendidikan sah-sah saja. Tapi kita tidak tahu ni urgensinya. Kalau sekadar liburan, bukan pada waktunya. Mestinya administrasinya dibereskan juga," paparnya. 

Ia menyayangkan soal keberangkatan belasan Kepala Sekolah Dasar itu. Ia meminta hasil pemeriksaan Inspektorat dan BKPSDM dibuka ke publik. 

"Itu harus diperiksa jangan dibiarkan. Diperiksa dulu, kalau memang mereka bersalah, berikan sanksi," tegasnya.(eza)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video