Narkoba Semakin Marak di Pasir Penyu, Justin: Tangkap Pengedarnya

By Bermadah 17 Jan 2020, 16:26:12 WIB Inhu
Narkoba Semakin Marak di Pasir Penyu, Justin: Tangkap Pengedarnya

Keterangan Gambar : Justin Panjaitan, SH


BERMADAH.CO.ID, INHU - Peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Inhu semakin marak, jumlah pemakainya juga semakin banyak. Diibaratkan, tumbuh menjamur di musim hujan. Hal itu tidak dapat terbantahkan, dengan semakin banyak para penikmat barang haram tersebut di Kecamatan Pasir Penyu.

Dengan banyaknya para penikmat narkoba jenis Sabu itu, tidak terlepas dari peran oknum pengedar. Yang mana, ada sejumlah oknum pengedar, dituding sebagai pemasok barang haram tersebut ke sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Pasir Penyu.

Hal itu disampaikan praktisi hukum asal Airmolek, Justin Panjaitan SH kepada media ini, Jumat 17 Januari 2020. 

Menurut Justin, para pelaku tindak pidana narkotika, yang diduga "lolos" dari jeratan hukum jumlahnya cukup banyak di wilayah Kabupaten Inhu.

Justin menjelaskan, berdasarkan informasi yang beredar dan diterima pihaknya, ada dua oknum pemasok Sabu di Kecamatan Pasir Penyu khususnya di Airmolek. 
"Saya menduga kalau pemasok Sabu di Airmolek itu adalah BW dan GT. BW itu bukan warga Airmolek, melainkan warga Desa Rimpian, Kecamatan Lubuk Batu Jaya. Sedangkan GT berdomisili di Airmolek," jelas Justin.

Dikatakan Justin, dari hasil survei tentang keberhasilan aparat penegak hukum dalam pengungkapan kasus penyelendupan narkoba di Kabupaten Inhu hanga 10 persen saja.

"Sekalipun Kapolres Inhu sudah perintahkan kepada setiap Kapolsek wajib menangkap dua pelaku tindak pidana narkoba dalam satu bulan, tetapi para penikmat dan pengedarnya masih berkeliaran," tegas Justin.

Hal itu menunjukkan bahwa Indonesia khususnya Kabupaten Inhu masih merupakan wilayah sasaran bagi para penyelundup jaringan narkoba internasional. Sebab, permintaan konsumsi narkoba masih cukup tinggi

"Untuk mengurangi peredaran narkoba di Kabupaten Inhu, hanya dengan cara menangkap para pengendali jaringan narkoba," tegas Justin.

Justin mengingatkan, bahwa penanganan kejahatan narkoba harus melibatkan semua pihak. Baik itu dari masyarakat, Kepolisian, Jaksa, Hakim dan termasuk upaya pencegahan dan rehabilitasi yang berkesinambungan dan masif.

Untuk itulah, Justin meminta kepada Pemerintah, Kepolisian dan BNN harus melakukan evaluasi secara komprehensif untuk menjawab kenapa narkoba masih terus diselundupkan ke wilayah Kabupaten Inhu.

"Evaluasi penting untuk melihat titik lemah yang perlu diperbaiki," katanya.

Mengenai pengendali jaringan narkoba di Kabupaten Inhu, sebetulnya tidaklah sulit untuk di ungkap. Karena, sebutnya, "kaki-kaki" mereka sudah banyak yang tertangkap.

Justin merasa heran kenapa sampai sekarang ini narkoba masih marak. Dia mengingatkan agar jangan sampai masyarakat berasumsi para bandar itu seakan tak tersentuh hukum.(yuz)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

  • PelangiQQ

    Ah.. paling bentar ajaa tu - Dapatkan bonus melimpah untuk member baru !! Hanya di ...

    View Article
  • Pelangipoker

    Semoga hukum dapat ditegakkan walaupun melawan orang berduit - Dapatkan bonus untuk member baru ...

    View Article
  • Pokerpelangi

    Udah dapat keja lain mungkin. Habis lama kali diterima PNS - Poker online bonus terbesar untuk ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video