Pembangunan Pasar Induk Disebut Bikin Banjir, Warga Ngadu ke Komisi I DPRD Pekanbaru

By Bermadah 02 Des 2019, 17:14:30 WIB Pekanbaru
Pembangunan Pasar Induk Disebut Bikin Banjir, Warga Ngadu ke Komisi I DPRD Pekanbaru

BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU - Tak tahan menghadapi situasi banjir yang disebut akibat Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru, sejumlah warga dan Ketua RW 11 Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan mengadu ke Komisi I DPRD Pekanbaru, Senin (2/12/2019). 

Ketua RW 11, Firdaus mengharapkan langkah cepat, mengingat situasi di lokasi pembangunan Pasar Induk kian memburuk. Pasalnya, jalan dan pemukiman sebelumnya tidak pernah menghadapi situasi yang terjadi saat ini, karena sejak pembangunan itu jalan dan rumah jadi banjir. 

"Tidak pernah kita menghadapi banjir seperti ini. Dan ini sudah terjadi beberapa bulan belakangan. Kalau tidak segera diselesaikan, kita takutkan warga habis kesabaran," ucapnya.

Firdaus menduga banjir lebih diakibatkan oleh proses penimbunan yang sedang dilakukan pihak pengembang Pasar Induk. 

"Sebelumnya di batas tembok jalan dan warga ada parit, namun sekarang parit itu ditimbun, ini yang kita sesalkan," sebutnya. 

Firdaus juga menyentil sikap pengembang yang tidak memperhatikan kebersihan lingkungan yang terlihat kotor dan semraut saat ini.

"Wilayah kita ini dulunya pernah mendapat penghargaan sebagai RW terbersih, namun sekarang tidak sesuai harapan lagi. Di pagar seng batas pembangunan pasar banyak ilalang dan rumput yang mengganggu pemandangan. Makanya hari ini kita putuskan ke DPRD," tegasnya.

Mendapati keluhan warga, Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru Doni Saputra mengaku akan segera memanggil Disperindag dan pihak pengembang Pasar Induk untuk menindaklanjuti.

"In sya Allah besok kita panggil pihak berkompeten. Karena memang dari tinjauan kita sebelumnya ke lokasi ada dugaan salah pengkajian dalam pembangunan pasar induk," katanya.

Politisi PAN ini juga mengharapkan warga tidak gegabah dalam mengambil sikap untuk menangani persoalan di wilayah mereka.

"Kita minta bersabar, kita pasti akan tindak lanjuti. Namun, memang ada mekanisme yang harus kita jalankan sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya.(Eza)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video