Pembunuhan Berantai Diungkap, Lebih 90 Perempuan Dihabisi

By Bermadah 09 Okt 2019, 02:13:37 WIB Internasional
Pembunuhan Berantai Diungkap, Lebih 90 Perempuan Dihabisi

Keterangan Gambar : Ilustrasi


BERMADAH.CO.ID, AMERIKA SERIKAT - Seorang narapidana di Amerika Serikat mengaku telah membunuh lebih dari 90 perempuan di berbagai wilayah AS. Pelaku  menghabisi korban dengan cara mencekik.

Dikutip dari Associated Press, pria bernama Samuel Little itu kini tengah menjalani hukuman seumur hidup di California. Dilaporkan, dia berada di balik jeruji besi sejak 2012. Biro Investigasi Federal (FBI) menganggap Little sebagai pembunuh berantai paling sadis di AS.

Diberitakan, kepada penyidik, pria 79 tahun itu mengaku bertanggung jawab atas 93 pembunuhan yang terjadi antara 1970 dan 2005.

FBI sendiri meyakini semua pengakuan Little benar. Sejauh ini analis FBI telah memverifikasi 50 pengakuannya.

Penyelidik juga memberikan informasi terbaru mengenai lima kasus di Florida, Arkansas, Kentucky, Nevada, dan Louisiana. Beberapa korbannya tinggal di kawasan di pinggiran, dan sebagian besar wanita kulit hitam.

Pelaku tak hanya membunuh, namun juga mengabadikan para korbannya. Setidaknya ada sekitar 30 gambar korban yang diperlihatkan FBI.

Dalam video yang diambil dari dalam penjara, Little bercerita tentang seorang wanita yang ia cekik hingga tewas lalu menggulingkannya di lereng jalan yang sunyi. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1993.

Penyelidik masih mencocokkan pengakuan Little dengan sejumlah bukti kasus yang belum terpecahkan selama beberapa dekade terakhir.

Agustus lalu ia mengaku bersalah membunuh empat wanita di Ohio. Dia dinyatakan bersalah atas tiga pembunuhan pada tahun 2013 dan dinyatakan bersalah atas pembunuhan di Texas.

Pihak berwenang di Knox County, Tennessee, menduga korban seorang wanita bernama Martha Cunningham.

Sementara, The Knoxville News Sentinel melaporkan pada bulan Desember bahwa penyelidik telah mengidentifikasi korban yang dipanggil "Martha." Tubuhnya ditemukan di kawasan hutan di timur Knox County pada 1975.

Sedangkan mayat Cunningham ditemukan oleh pemburu dengan sejumlah luka dan pakaian setengah terbuka. Dompet dan beberapa perhiasannya hilang.

Laporan investigasi menyatakan penyebab kematian penyanyi dan pianis bertalenta itu masih misteri. Dalam kasus ini, pengadilan Tennessee menjatuhkan Little hukuman 19 tahun penjara.(***)

Sumber: cnnindonesia.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video