Perawat di Rusia Ini Cuma Pakai Bikini di Balik APD

By Bermadah 22 Mei 2020, 02:04:55 WIB Internasional
Perawat di Rusia Ini Cuma Pakai Bikini di Balik APD

Keterangan Gambar : Ilustrasi tenaga medis yang menangani virus corona. (AP/Christophe Ena). (cnnindonesia.com)


BERMADAH.CO.ID, RUSIA - Seorang perawat yang bekerja di sebuah rumah sakit di Tula, Rusia dijatuhi sanksi disiplin lantaran cuma mengenakan bikini di balik pakaian Alat Pelindung Diri (APD) transparan.

Dilansir dari Malaymail, Kamis (21/5) perawat itu mengenakan bikini berbalut APD di ruang pasien Covid-19 khusus pria.

Diberitakan, dari foto yang beredar, perawat yang tak disebutkan namanya itu terlihat mengenakan bikini di balik APD transparan saat merawat pasien. Kendati demikian, Perawat itu lengkap mengenakan kacamata pelindung dan sarung tangan.

Fotonya pun dengan cepat viral setelah seorang pasien lanjut usia yang menjadi latar belakang dalam foto itu terlihat menatap si perawat. 

Dari laporan situs berita lokal, tak ada keluhan dari pasien terhadap perawat tersebut. Namun kepala rumah sakit merasa tak senang dan menjatuhkan sanksi pada perawat itu karena melanggar persyaratan untuk pakaian medis.

Dari pemberitaan, Perawat berusia 20-an tahun itu beralasan kepada atasannya bahwa terlalu panas untuk mengenakan seragam perawat di balik APD. Perawat tersebut juga mengaku tak sadar bahwa APD yang dikenakan ternyata sangat transparan.

Sementara, sumber yang membagikan foto tersebut menyatakan, tidak ada pasien di ruangan itu yang keberatan. Namun ia mengakui bahwa para pasien tak dapat menahan untuk tak melihat ke arah perawat tersebut.

Perawat sendiri belum menjelaskan lebih lanjut atas insiden tersebut dan sanksi disiplin yang dijatuhkan.

Walaupun hal tersebut dianggap tak pantas oleh otoritas setempat, perawat itu juga menerima pujian di media sosial atas dedikasinya melawan pandemi Covid-19.

Bahkan, sejumlah pengguna Twitter menyatakan dukungan dan memuji selera humor perawat itu dalam menghadapi masa sulit di tengah pandemi.  

"Itu adalah terapi emosional yang tidak terlalu buruk di masa pandemi," ucap seorang pengguna Twitter.

"Mengapa menghukum perawat? Anda harus memberi hadiah padanya. Melihat pakaian ini, tidak ada yang mau mati," cuit pengguna Twitter lainnya.(***)

Sumber: cnnindonesia.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

  • PelangiQQ

    Ah.. paling bentar ajaa tu - Dapatkan bonus melimpah untuk member baru !! Hanya di ...

    View Article
  • Pelangipoker

    Semoga hukum dapat ditegakkan walaupun melawan orang berduit - Dapatkan bonus untuk member baru ...

    View Article
  • Pokerpelangi

    Udah dapat keja lain mungkin. Habis lama kali diterima PNS - Poker online bonus terbesar untuk ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video