Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan Berencana di Bengkalis

By Bermadah 16 Mei 2019, 19:20:04 WIB Hukrim
Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan Berencana di Bengkalis

BERMADAH.CO.ID, BENGKALIS - Pihak Kepolisian Berhasil mengungkap tindak pidana pembunuhan berencana di Bengkalis. Dalam laporan kepolisian, Team opsnal unit Reskrim Polsek Mandau, Rabu (15/5/2019) sekira pukul 13.00 WIB melakukan penangkapan terhadap 3 (tiga) orang diduga tersangka Pembunuhan Berencana.

Disebutkan, identitas tersangka adalah Rifna (31), Avwita (33) dan Honas Saputra (33).

Para tersangka diduga telah melakukan tindak pidana sesuai pasal 340 subsider 338 KUHPidana dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup.

Adapun, korban pembunuhan tersebut yaitu Salman (42) warga JI. Pelita 4 Rt 09/Rw 02 Kel. Pematang Pudu Kec. Mandau Kab. Bengkalis.

Dari penangkapan itu, pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) bilah Pisau dapur (milik Tersangka 3), 1 (satu) buah batu gilingan cabe (milik Tersangka 1), 3 (tiga) lembar kain lap yang ada bercak darah korban (milik Tersangka 3) dan 3 (tiga) unit Hp masing-masing milik Tersangka serta 1 (satu) buah Bantal (milik Tersangka 1).

Kronologis kejadian, pada hari Minggu tanggal 13 Mei 2019 sekira pukul 05.30 WIB, Polsek Mandau menerima Laporan tentang terjadinya pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Laporan tersebut dibuat oleh istri korban.

Atas laporan tersebut kemudian Polsek Mandau mendatangi dan melakukan olah TKP.

Berdasarkan laporan, bahwa suami korban pulang ke rumah pukul 01.30 WIB setelah bermain kartu atau koa dengan temannya. Saat itu, korban sesampai di rumah tidur di kamar, sementara istri dan anaknya tidur di ruang tengah.

Sekitar pukul 05.00 WIB, istri korban terbangun mendengar suara azan Subuh kemudian bermaksud membangunkan suaminya untuk pergi kerja  ternyata saat masuk kamar mendapati bercak darah di dinding kamar dan suaminya telah meninggal dunia dengan kondisi kamar berantakan dan di cek di lemari 2 buah cincin dan kalung emas telah hilang. Kemudian pintu dapur terbuka.

Kondisi korban, luka benturan benda tumpul di kepala kanan dan kiri serta rahang, luka benda tajam di bahu kanan dan kiri serta perut.

Sang istri menyampaikan pada tetangga dan dilaporkan ke Polsek Mandau. 

Dari laporan tersebut, team Opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan lebih lanjut dikarenakan banyaknya kejanggalan-kejanggalan yang ditemukan dari olah TKP.

Pada hari Rabu tanggal 15 Mei 2019 sekira pukul 12.00 WIB, team opsnal yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mandau Kompol Riky Ricardo Sik beserta Kanit Reskrim Iptu Firman Fadhila Sik kembali melakukan olah TKP dan juga menginterogasi ulang saksi-saksi yang dekat dengan korban dan TKP pembunuhan tersebut.

Setelah ditemukannya bungkusan plastik yang berisikan 3 helai kain lap yang sudah kotor dan ada bercak darahnya, maka team opsnal mempertanyakan siapa pemiliknya dan mengapa ada di tempat pembuangan sampah belakang rumahnya yang pada saat olah TKP sebelumnya tidak ada di tempat pembuangan sampah tersebut.

Dari semua kejanggalan yang ada di TKP dan juga keterangan saksi (Rifna) yang tidak cocok, maka saksi (Rifna) pun tidak bisa berkelit dan pada akhirnya mengakui perbuataanya sebagai orang yang merencanakan Pembunuhan terhadap suaminya, Salman (Korban) yang juga dibantu oleh Avwita. Rifna diketahui menyuruh teman laki-lakinya, Honas.

Berdasarkan keterangan tersebut, Kapolsek Mandau dan Kanit Reskrim Polsek Mandau beserta team opsnal melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap Honas Saputra. Sekira pukul 15.30 WIB, Honas berhasil ditangkap di tempat ia bekerja PT HTN dan juga mengakui perbuatannya telah melakukan Pembunuhan terhadap korban karena disuruh oleh Istri korban sendiri (Rifna).

D, team opsnal mencari dan mengumpulkan barang bukti berupa 1 buah Batu gilingan cabe sebagai alat untuk memukul kepala korban, serta sebilah Pisau dapur milik Tsk 3 sebagai alat untuk menusuk korban serta 1 buah bantal untuk menutupi wajah korban agar tidak bersuara.

Namun pada saat dilakukan pencarian barang bukti, Honas melakukan perlawanan. Oleh karena itu, tim opsnal memberikan peringatan tegas terukur kepada Honas.

Atas pengungkapan tersebut, selanjutnya ke tiga Tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polsek Mandau guna pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan Rifna, yang melakukan (Eksekutor) dalam perkara Pembunuhan ini ialah Honas Saputra (Tsk 3). 

Dari laporan disebutkan, motif dari pembunuhan ini menurut keterangan istri yang sekaligus tersangka mengakui bahwa sang suami selalu bertingkah kasar kepada sang istri sehingga istri kesal dan mencari orang untuk melakukan pembunuhan.(Fik)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video