Prancis Tunda Kenaikan Pajak BBM untuk Redam Unjuk Rasa

By Bermadah 05 Des 2018, 11:54:59 WIB Internasional
Prancis Tunda Kenaikan Pajak BBM untuk Redam Unjuk Rasa

Keterangan Gambar : Aksi protes yang berujung kerusuhan di Place de l'Etoile, Paris, Prancis, pada Sabtu (1/12). (REUTERS/Stephane Mahe), cnnindonesia



BERMADAH.CO.ID, PRANCIS - Pemerintah Prancis hari ini dikabarkan bakal menunda kenaikan pajak bahan bakar yang mestinya dilakukan pada 1 Januari mendatang. Langkah itu diambil untuk meredam aksi unjuk rasa besar-besaran warga yang dikenal dengan sebutan kelompok "Rompi Kuning".

Diberitakan cnnindonesia, seperti dilansir dari AFP, Selasa (4/12/2018), pengumuman penundaan kenaikan pajak bahan bakar itu akan disampaikan oleh Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe. Nantinya pemerintah akan mengambil langkah tambahan guna meredam unjuk rasa.

Philippe akan mengumumkan penundaan kenaikan pajak selepas rapat dengan anggota legislatif dari partainya, Partai Republik Bergerak. Namun, dia dikabarkan tidak bakal menemui langsung pemimpin kelompok Rompi Kuning dengan dalih keamanan.

Penundaan kenaikan pajak bahan bakar adalah salah satu tuntutan utama para pengunjuk rasa kelompok Rompi Kuning. Di samping itu, mereka mendesak pemerintah Prancis menaikkan standar upah minimum dan kembali menerapkan pajak kesejahteraan bagi orang-orang yang memiliki pendapatan di atas rata-rata.

Baca juga : Rusuh, Prancis Pertimbangkan Keadaan Darurat

Seperti diberitakan, kelompok Rompi Kuning menyatakan kebijakan ekonomi Presiden Emmanuel Macron sangat menyakiti dan menyulitkan rakyat kecil Prancis. Terkait hal itu, tuntutan demonstrasi meluas hingga meminta supaya Macron turun, lantaran dianggap tidak memenuhi janji kampanyenya.

Aksi berbuntut kerusuhan itu terjadi pada Sabtu (1/12/2018) siang hingga Minggu (2/12/2018). Demonstrasi dimulai sejak dua pekan lalu, sebagai wujud protes kenaikan harga bahan bakar jenis Solar dan pajak bahan bakar ramah lingkungan baru.

Ribuan orang ikut serta dalam aksi protes beberapa waktu lalu, yang kemudian berujung bentrok antara pengunjuk rasa dan polisi. Akibat unjuk rasa tersebut, banyak warga terluka, mobil dan bangunan dibakar.(***)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video