RDP dengan Dishub Pekanbaru, Dewan Pertanyakan PAD Parkir
Diminta Buat Inovasi Sistem Parkir

By Bermadah 02 Des 2019, 16:46:38 WIB Pekanbaru
RDP dengan Dishub Pekanbaru, Dewan Pertanyakan PAD Parkir

BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU - Persoalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir dipertanyakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru. Hal ini terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang Komisi II DPRD Pekanbaru, Senin (2/12/2019). 

Rapat Dengar Pendapat dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, H Fatullah. Ia mempertanyakan sejumlah pertanyaan yang berhubungan dengan PAD dari sistem perparkiran.

Salah satu yang menjadi pertanyaan penting yakni, pemberian karcis parkir konvensional dari sisa potongan yang sudah diberikan kepada pengendara sebelumnya.

"Saya pernah mendapatkan potongan karcis parkir yang tidak sesuai dengan peraturan dan regulasi perparkiran. Biasanya karcis parkir itukan jelas tanggal dan biayanya. Tetapi ketika itu, saya hanya mendapatkan potongan sisa dari karcis parkir saja," kata Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, H Fatullah. 

Fathullah juga mempertanyakan keseriusan dari Dishub Pekanbaru tentang regulasi dan sistem transparansi perparkiran yang ada di Kota Pekanbaru. Menurutnya, ada kejanggalan dari perparkiran tersebut. 

"Apa tak ada pengawasan atau memang sengaja dibiarkan. Ke depan kita minta sistem parkir ini jelas. Sehingga PAD dari sektor parkir jadi jelas," kata Fatullah.

Senada juga diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi. Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta Dishub Kota Pekanbaru, membuat langkah dan inovasi yang baru dalam pencapaian sebuah target di sektor perparkiran.

"Ke depan kita minta tak ada lagi namanya target tidak percapai atau terjadi kebocoran," cetus Sabaruddi.

Menjawab hal itu, Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Yuliarso, berjanji akan melakukan perubahan yang lebih baik tentang sistem pengelolaan parkir. 

"Secepatnya kita lakukan perubahan. Kita juga sudah punya wacana melakukan lelang parkir secara profesional dan akan menyeleksi pihak ketiga yang profesional pula," ungkap Yuliarso di depan Komisi II DPRD Kota Pekanbaru.

Yuliarso juga menanggapi adanya kelemahan dari sistem perparkiran sehingga target yang dilalui tidak mencapai hasil yang diinginkan.

"Mengenai adanya informasi kebocoran dan kelemahan PAD Parkir, tentunya hal ini menjadi perhatian kita untuk memperbaikinya lebih baik dan profesional," tutupnya.(Eza)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video