Realisasi PAD Pajak Meningkat 10 Persen

By Bermadah 05 Nov 2018, 20:26:31 WIB Pekanbaru
Realisasi PAD Pajak Meningkat 10 Persen

Keterangan Gambar : Kepala Bapenda Pekanbaru Zulhelmi Arifin dan jajaran saat pemasangan Tapping Box di Living world Pekanbaru, baru-baru ini.


BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU - Terhitung Januari hingga Oktober 2018, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru capai Rp416.129.231.608. Angka itu meningkat sekitar 10,19 persen dibanding periode yang sama pada 2017 lalu sebesar Rp377.662.008.665.

Menurut Kepala Bapenda Pekanbaru Zulhelmi Arifin, meningkatnya realisasi PAD pajak itu tak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan seperti pemasangan Tapping Box di sejumlah hotel.

Sesuai data dari januari hingga Oktober 2018, sebut dia, pajak terbesar dihasilkan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp 115.825.030.699 atau naik sebesar 0,34 persen dibandingkan 2017 lalu Rp115.433.560.603.

Disusul Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJ) sebesar Rp 84.409.097.964 atau naik sebesar 9,37 persen jika dibanding tahun 2017 sebesar Rp 77.178.026.389.

"Kemudian pajak Restoran sebesar Rp74.075.449.053 atau naik sebesar 19,53 persen jika dibandingkan 2017 lalu sebesar Rp61.970.381.724," urainya, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah Lainnya (PDL) Adi Lesmana, Senin (5/11/2018).

Selain PPJ dan Pajak Restoran, sambung Zulhelmi, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Sektor Perkotaan juga menghasilkan angka yang tidak sedikit, yakni Rp 60.564.797.974 atau naik sekitar 13,84 persen dibandingkan 2017 sebesar Rp 53.203.431.964.

Sementara pajak terkecil dihasilkan oleh Pajak Sarang Burung Walet, yakni sebesar Rp 16.275.000 atau naik sebesar 37,34 persen jika dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp11.850.000. (abd) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video