Sebut Jaringan TM PLN Sempat Putus Disenggol Pesawat Latih, PLN Area Rengat Merugi

By Bermadah 31 Okt 2018, 21:08:47 WIB Inhu
Sebut Jaringan TM PLN Sempat Putus Disenggol Pesawat Latih, PLN Area Rengat Merugi

Keterangan Gambar : Pesawat latih milik STPI Bandara Japura Kabupaten Inhu saat sedang terparkir di areal Bandara Japura



BERMADAH.CO.ID, INHU - Terkait jaringan kabel TM 20 KV yang sempat putus, pihak PLN menyebut akibat disenggol pesawat ringan atau pesawat latih yang bermarkas di Bandara Japura Kabupaten Inhu pada Senin pagi (29/10/2018) lalu. Akibatnya, pihak PLN Area Rengat mengaku mengalami kerugian.

Hal ini disampaikan Humas PLN Area Rengat Boy Ilham pada Selasa (30/10/2018). Menurutnya, jaringan kabel mereka putus pasca disenggol pesawat ringan jenis latih. Selain merugi, aliran listrik di Desa Dusun Tua, Kecamatan Kelayang juga sempat mati.

Aliran Listrik Sudah Pulih

Kendati aliran listrik sempat putus ketika itu, namun saat ini kondisinya sudah pulih.

"Berdasarkan laporan dari petugas kita kalau kabel disenggol pesawat latih milik Bandara Japura. Tapi sekarang sudah pulih kembali," jelas Boy.

Lakukan Penyelidikan

Insiden itu, kata Boy, terjadi Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu dia mendapat laporan dari warga setempat bahwa listrik di Desa Dusun Tua padam dengan durasi cukup lama.

Menindak lanjuti atas laporan itu, PLN Area Rengat mengerahkan tim untuk melakukan penyelidikan dengan mengecek kabel yang tersambung ke desa itu. Hasilnya diketahui ternyata kabel listrik didapati dalam kondisi putus.

"Kita heran juga ya mengapa kabel standart PLN tidak mungkin putus begitu saja tanpa alasan kuat. Usai tim tiba di lokasi tidak ada pohon besar atau hal lainnya yang berpotensi menyebabkan kabel putus," jelas Boy.

Dikatakannya, atas pengakuan warga, bahwa kabel yang putus itu akibat disenggol pesawat latih yang terbang rendah pada Senin pagi kemarin.

"Warga bilang kabel itu disenggol pesawat latih yang terbang rendah di dekat daerah itu," ujarnya.

Kemudian, pihaknya berupaya melakukan klarifikasi ke STPI Bandara Japura. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil. Sebab, pihak STPI sendiri tidak bersedia memberikan penjelasan.

Selain itu, lanjutnya, pihak STPI juga membantah bahwa ada pesawatnya yang telah menyenggol kabel PLN hingga putus. Mereka mengklaim tidak terjadi apa pun dan pesawatnya juga dalam kondisi yang baik.

"Kami menduga pihak bandara mengetahui kabel itu putus karena disenggol pesawat latih mereka, tapi sampai kini tidak ada koordinasi," kata Boy.

Selain daya jual listrik yang terputus selama beberapa jam, Management PLN Area Rengat harus mengeluarkan biaya untuk membayar petugas yang menyambung kabel terputus.

"Pastinya PLN mengalami kerugian setelah kabel TM 20 KV putus. Lumayan banyak biaya yang kita keluarkan. Masyarakat juga mengeluh kepada kita karena listrik mati sekitar 4 jam," pungkas Boy.

"Atas kejadian ini kita jelas rugi dong dan tidak ada korban jiwa," tukasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, selain dari pihak PLN, belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak Bandara.(yuz/fik)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video