Sidang di PN Pekanbaru, Saksi Ahli: Seharusnya Penyidik Melihat Pelaku Utamanya
Perkara Penggelapan dan Penipuan Investasi

By Bermadah 15 Mar 2019, 02:30:45 WIB Hukrim
Sidang di PN Pekanbaru, Saksi Ahli: Seharusnya Penyidik Melihat Pelaku Utamanya

BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU - Perkara penggelapan dan penipuan investasi bernilai Miliaran Rupiah atas nama Anton Kasdi digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis (14/3/2019). Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Martin Ginting SH MH ini dengan agenda mendengarkan keterangan Saksi Ahli yang dihadirkan pihak Terdakwa, Anton Kasdi. Saksi Ahli DR Zulkarnain SH MH keseharianyya melaksanakan kegiatan sebagai Dosen di salah satu perguruan tinggi yang ada di Riau.

Pantauan awak media di dalam ruang persidangan, Majelis Hakim mempersilahkan Penasihat Hukum Terdakwa untuk memulai bertanya kepada Saksi Ahli dan dilanjutkan oleh JPU. Semua pertanyaan dijawab baik dan lugas oleh Saksi Ahli.

Majelis Hakim mempertanyakan unsur esensial dalam perusahaan, dan dijawab kembali dengan cermat oleh Saksi Ahli.

Selanjutnya, Terdakwa dihadirkan di hadapan Majelis Hakim untuk seterusnya secara bergantian baik Hakim, JPU maupun Penasehat Hukum (PH) memberikan pertanyaan kepada Terdakwa.

Menurut ahli kasus ini terkesan dipaksakan. Seharusnya, sebut dia, penyidik melihat siapa pelaku utamanya.

Sementara, Penasehat Hukum Terdakwa mempertanyakan kenapa hanya Anton Kasdi yang dipermasalahkan, sedangkan pihak-pihak lain di perusahaan tidak diperiksa atau ditersangkakan.

Penasehat Hukum juga menyebutkan ada pihak-pihak lain yang juga masuk dalam daftar orang yang ada di Perusahaan.
    
Sidang ditutup dan dijadwalkan akan dilanjutkan pada Jumat (15/3/2019) dalam agenda pembacaan Tuntutan.(***)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video