Sidang di PN Pelalawan, Terdakwa Oknum Notaris Bantah Keterangan Saksi

By Bermadah 10 Okt 2018, 21:40:35 WIB Hukrim
Sidang di PN Pelalawan, Terdakwa Oknum Notaris Bantah Keterangan Saksi

PANGKALAN KERINCI, BERMADAH.CO.ID - Sidang terdakwa oknum Notaris Irvan Hoodrat Pane SH atau Irvan Pane yang menghadirkan keterangan saksi Hendri sebagai Pelapor sekaligus Korban pemalsuan dokumen di Pengadilan Negeri Pelalawan, Rabu (10/10/2018) terungkap fotocopy KK dan KTP legalisir notaris.

Terdakwa membantah keterangan saksi Hendri yang mengatakan tidak mengurus balik nama sertifikat. Sidang dipimpin Ketua PN Pelalawan Nelson Angkat SH MH.

Dalam keterangan saksi Hendri, bahwa awalnya dia mengurus surat kemilikan tanah atas namanya di tingkatkan dari SKGR ke sertifikat BPN. Hanya mengurus sertifikat atas namanya sendiri. Tidak pernah membuat akta jual beli ke pihak lain. Namun, sertifikat yang diurusnya ternyata menjadi nama orang lain. Yaitu Desi. Dan mengetahui sertifikat atas nama orang lain. Hendri menduga bahwa oknum Notaris Irvan Pane telah melakukan pemalsuan dokumen dan tanda tangannya. Sehingga melapor ke Polres Pelalawan.

Hendri juga mengaku tidak pernah hadir ke kantor Notaris Irfan Pane untuk mengurus Akte Jual Beli. "Saya tidak pernah hadir ke kantor Notaris Irfan Pane untuk mengurus Akta Jual Beli. Hanya Irfan Pane yang datang ke rumah saya meminta tanda tangan blanko kosong. Maksud saya untuk mempercepat pengurusan sertifikat BPN milik saya. Karena notaris Irvan Pane berjanji akan mengurus dalam waktu 6 bulan. Namun tidak terealisasi. Namun saya tidak pernah mengurus sertifikat atas nama orang lain atau Desi," ujar Hendri di persidangan.

Hendri juga mengungkapkan bahwa terkejut melihat fotocopy KTP dan KK atas nama Desi yang di legalisir Notaris Irvan Pane. "Saya tidak pernah tahu dari mana fotocopy KTP dan KK milik Desi yang dileges notaris Irvan Pane yang dipakai Notaris mengurus balik nama sertifikat BPN milik saya. Sertifikat BPN saya belum pernah saya pegang. Begitu melihat di BPN terjadi atas nama Desi," jelas Hendri kepada wartawan usai sidang.

Notaris Irvan Pane membantah keterangan saksi Hendri. Dia tidak mengakui melakukan pemalsuan dokumen dan pemalsuan tanda tangan Hendri. "Hendri datang ke kantor saya mengantarkan berkas dan untuk mengurus sertifikatnya. Namun saya tidak ketemu langsung. Tapi dia hadir," ujar Irvan menyanggah.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Agus Kurniawan SH MH, didampingi Kasi Intel Praden KS SH mengatakan bahwa, "sidang terdakwa Irvan Pane masih menghadirkan keterangan saksi-saksi. Hari ini mengadirkan 4 saksi. Namun, karena waktu, baru mendengar keterangan satu saksi. Sidang dilanjut minggu depan," jelas Agus.(EP)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video