Sniper Bakal Dikerahkan ke Perbatasan Berburu Babi Hutan
Cegah Penyebaran Virus Flu Afrika

By Bermadah 16 Okt 2019, 00:22:50 WIB Internasional
Sniper Bakal Dikerahkan ke Perbatasan Berburu Babi Hutan

Keterangan Gambar : Ilustrasi penembak jitu (sniper). (ANTARA FOTO/KUWADI DAN BUDI CANDRA)


BERMADAH.CO.ID, KOREA SELATAN - Demi berburu Babi Hutan, angkatan bersenjata Korea Selatan menyatakan bakal mengerahkan penembak jitu (sniper) dan pemburu sipil ke zona demiliterisasi (DMZ) atau perbatasan negara dengan Korea Utara. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus flu Afrika (African swine fever) yang ditularkan dari babi-babi liar yang terinfeksi.

Kementerian Pertanian Korsel menuturkan pihak berwenang juga akan menggunakan pesawat nirawak yang dilengkapi pemindai suhu (thermal vision) untuk mencari babi-babi liar yang terinfeksi virus.

Diberitakan, dalam satu bulan terakhir, lima Babi Hutan ditemukan mati di zona DMZ. Kelima babi tersebut terindikasi terinfeksi virus flu Afrika.

Insiden itu dianggap Seoul memperlihatkan bahwa hewan liar seperti Babi Hutan bebas keluar masuk wilayah Korsel dari perbatasan Korut. Sementara itu, laporan Komisi Intelijen Parlemen Korsel menunjukkan bahwa virus flu Afrika sudah menyebar secara tidak terkendali beberapa waktu terakhir.

Sementara itu, menurut laporan Kementerian Pertanian Korut kepada Organisasi Dunia untuk Kesehatan Binatang (OIE) menyebutkan bahwa hanya ada 22 babi hutan yang mati di sebuah peternakan sekitar 260 kilometer dari utara Pyongyang pada Mei lalu.

Akan tetapi, sejak itu belum ada tindak lanjut yang dilakukan OEI dalam merespons laporan Korut tersebut.

Virus flu Afrika ini merupakan penyakit yang sangat menular dan berakibat fatal bagi hewan terutama Babi. Meski tidak membahayakan manusia, otoritas Korsel terus melakukan langkah antisipasi menyusul bertambahnya jumlah kasus virus demam Afrika di negaranya.

Pemerintah Korsel menemukan kasus pertama demam Afrika sekitar pekan lalu. Hingga saat ini, Seoul telah menemukan total tujuh kasus Babi yang terjangkit penyakit itu.

Selain penembak jitu, Korsel sebelumnya juga telah mengerahkan lebih dari 300 tentara dan 40 truk dekontaminasi ke sepanjang perbatasan negara dengan Korut.(***)

Sumber: cnnindonesia.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video