Terkait Penanganan Karhutla, Komisi IV DPR RI Kunjungan Kerja di Kampar

By Bermadah 08 Nov 2019, 03:11:07 WIB Kampar
Terkait Penanganan Karhutla, Komisi IV DPR RI Kunjungan Kerja di Kampar

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Diskominfo Kampar


BERMADAH.CO.ID, KAMPAR - Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Kunjungan kerja Komisi IV DPR RI yang didampingi Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto ini berkaitan dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pasca kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kunjungan Anggota DPR RI tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV G Budisastro Djiwandono bersama dengan 14 Anggota Komisi IV dan 6 orang pendamping beserta Badan Restorasi Gambut RI Dr Haris Gunawan serta Dirjen Penegakan Hukum terpadu Kementerian LHK RI Ridho Sani.

Kedatangan Rombongan Komisi IV disambut oleh Camat, Kepala Desa dan masyarakat di areal kebakaran hutan dan lahan Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Kamis (7/11/2019).

Saat berada di lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan dikatakan Budisastro Djiwandono bahwa karhutla bukan saja mengakibatkan kerugian material, melainkan juga kerugian dari aspek ekonomi maupun ekologi alam menjadi rusak untuk jangka panjang.

Komisi IV berbicara langsung dengan masyarakat, Kepala Desa, Camat dan Bupati Kampar.

Para Anggota Komisi IV ingin mengetahui apa sebab sehingga terjadi kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap beberapa waktu lalu.

Dari dialog tersebut ada beberapa hal penting yang menjadi catatan Komisi IV di antaranya perlu keterlibatan langsung dan kehadiran Pemerintah dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan seperti pembuatan embung, pengoptimalan pemanfaatan lahan serta penyuluhan kepada masyarakat.

Ini dalam rangka mencari simpulan dan solusi yang tepat sehingga kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah. Kebakaran hutan dan lahan yang disebabkan oleh berbagai hal baik yang disengaja atau tidak, begitu juga yang dilakukan oleh perorangan atau koorporasi.

Sementara itu, Bupati Kampar menyebutkan, bahwa kebakaran hutan di Kampar terjadi di lahan gambut. "Dalam penanganannya tidak semudah seperti kebakaran biasa. Letaknya didalam gambut dan dalam seketika dapat terbakar," terang Bupati.

Kepada Komisi IV ia berharap perhatian dan kepedulian sehingga kebakaran ini tidak terulang lagi. "Mohon bantuan terhadap sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran," kata Catur lagi yang didampingi oleh Kepala BKSDA Riau Suharyono, Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Aliman Makmur, Kadis Kominfo Arizona serta Camat Tambang dan Kepala Desa Rimbo Panjang.

Dr Aris Gunawan dalam arahannya akan menyampaikan, bahwa kawasan gambut Rimbo Panjang akan dijadikan sebagai pilot projek dan akan memetakan tindakan yang tepat sehingga luas lahan yang rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan dapat dikurangi.

Dikatakan Dr Haris Gunawan, gambut yang ada sudah tidak sesuai dengan keasliannya, sehingga terjadi kekeringan. Hal ini, kata dia, diakibatkan oleh sekatan-sekatan yang dilakukan oleh masyarakat maupun koorporasi.

"Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam pengelolaan lahan gambut yang saat ini tidak sesuai dengan ekosistem gambut yang berawa dan berair," tutupnya.(Diskominfo Kampar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video