Kabar Bahagia dari Tesso Nilo, Bayi Gajah Sumatera Betina Lahir Sehat di Camp Flying Squad

By Bermadah 10 Jun 2026, 23:33:47 WIB Riau
Kabar Bahagia dari Tesso Nilo, Bayi Gajah Sumatera Betina Lahir Sehat di Camp Flying Squad

BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU – Kabar menggembirakan datang dari kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan. Seekor anak Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin betina lahir dengan selamat dari induknya yang bernama Ria, gajah jinak berusia 55 tahun. Kelahiran satwa langka yang dilindungi tersebut menjadi kabar bahagia bagi dunia konservasi sekaligus menambah harapan bagi pelestarian Gajah Sumatera yang saat ini berstatus terancam punah.

Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Heru Sutmantoro, SHut., MM, menjelaskan bahwa bayi gajah tersebut pertama kali ditemukan di kawasan hutan yang berjarak sekitar satu kilometer dari Pos Jaga Resort Konservasi Gajah Sumatera (KGS), Camp Elephants Flying Squad SPTN Wilayah I Lubuk Kembang Bunga, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.
Anak gajah itu ditemukan dalam kondisi bersama induknya dan masih terdapat ari-ari di lokasi kelahiran.

Kelahiran bayi gajah diketahui pada Rabu pagi, 10 Juni 2026, sekitar pukul 07.30 WIB oleh Mahout atau pawang gajah, Erwin Daulay. Saat hendak memindahkan Gajah Ria dari lokasi ikatan menuju area penggembalaan, Erwin mendapati Ria telah didampingi seekor anak gajah yang baru lahir.
Berdasarkan kondisi di lapangan, bayi gajah tersebut diperkirakan lahir pada waktu subuh sekitar pukul 04.00 WIB.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Kepala Resort dan Tim Medis Taman Nasional Tesso Nilo. Tim dokter hewan yang dipimpin drh. Teguh Iman Notonegoro langsung bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan roda dua dengan membawa perlengkapan medis lengkap guna melakukan pemeriksaan kesehatan awal terhadap induk maupun anak gajah.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa bayi gajah betina tersebut berada dalam kondisi sangat sehat, aktif, tanpa cacat fisik, dan telah mampu menyusu secara normal kepada induknya. Berdasarkan pemeriksaan medis, bayi gajah memiliki tinggi badan 93 sentimeter, panjang badan 104 sentimeter, lingkar dada 112 sentimeter, suhu tubuh 37,8 derajat Celsius, serta detak jantung dalam kondisi normal.

Anak gajah yang baru lahir ini merupakan anak kelima dari Gajah Ria hasil proses breeding alami dengan gajah liar di habitat Tesso Nilo. Sebelumnya, Ria telah melahirkan empat anak gajah yang diberi nama Tesso, Tino, Harmoni, dan Domang. Keberhasilan reproduksi ini menjadi bukti bahwa habitat Tesso Nilo masih memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan populasi Gajah Sumatera.

Dalam delapan tahun terakhir, Camp Elephants Flying Squad TNTN telah mencatat empat kelahiran anak gajah dari dua induk gajah jinak, yakni Lisa dan Ria. Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan pengelolaan konservasi sekaligus memperkuat posisi Taman Nasional Tesso Nilo sebagai salah satu habitat penting bagi perlindungan satwa langka di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2011 International Union for Conservation of Nature (IUCN) menetapkan Gajah Sumatera dalam kategori Critically Endangered (CR) atau berada di ambang kepunahan. Selain itu, satwa ikonik Pulau Sumatera ini juga masuk dalam daftar satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018.

Dengan kelahiran bayi gajah betina ini, jumlah gajah yang berada di Camp Elephants Flying Squad TNTN kini bertambah menjadi delapan ekor, terdiri dari tiga gajah dewasa, dua gajah remaja, dan tiga anak gajah. Seluruh tim mahout dan dokter hewan saat ini terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan kondisi induk dan anak tetap sehat selama masa pemulihan pascakelahiran.

Momentum bahagia ini diperkirakan akan mendapat perhatian luas. Berdasarkan informasi dari pihak Taman Nasional Tesso Nilo, Kapolda Riau, Irjen Pol Dr Herry Heryawan, SIK MH MHum dijadwalkan berkunjung ke Camp Flying Squad pada Kamis, 11 Juni 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung bayi gajah yang baru lahir sekaligus memberikan dukungan terhadap upaya konservasi yang selama ini dijalankan di Tesso Nilo. Balai TNTN berharap kelahiran ini semakin memperkuat optimisme dalam menjaga kelestarian Gajah Sumatera serta mewujudkan Tesso Nilo sebagai benteng terakhir konservasi satwa kebanggaan Riau tersebut.(EP)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Teknologi

Read More

Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

  • PelangiQQ

    Ah.. paling bentar ajaa tu - Dapatkan bonus melimpah untuk member baru !! Hanya di ...

    View Article
  • Pelangipoker

    Semoga hukum dapat ditegakkan walaupun melawan orang berduit - Dapatkan bonus untuk member baru ...

    View Article
  • Pokerpelangi

    Udah dapat keja lain mungkin. Habis lama kali diterima PNS - Poker online bonus terbesar untuk ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video