Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan

By Bermadah 24 Jul 2024, 01:58:53 WIB Opini
Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan

BERMADAH.CO.ID, PELALAWAN - 
Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Hukum, Universitas Hang Tuah Pekanbaru terdiri dari Cindy Aria Sari, Wandri, Eben Ezer, Ria Risky, Marianto  Nur Ainiyah, Bagus Juniawan, Raemon, Muhammad Anugrah, Dedek, Ardy Yufri
Herman, Fotni Andika, Ir Budi Surlani,
Rahmadi. Dosen Pembimbing :
Rica Regina Novianty, SH, MH melakukan penelitian Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. 

Tugas penelitian mahasiswa matakuliah Hukum Kebudayaan Riau.
Sebagai mana Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa dengan tradisi perkawinan yang berbeda-beda.
Penelitian ini fokus pada tradisi perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas dan perubahan yang terjadi di dalam tahapan tradisi tersebut.

Penelitian ini menggunakan teori perubahan sosial dengan responden yang terdiri dari 6 orang, termasuk Batin Sengeri, Ninik Mamak, dan masyarakat yang melakukan perkawinan baik sesama Suku Petalangan maupun suku lainnya.

Penelitian menemukan bahwa ada 14 tahapan dalam tradisi perkawinan Suku Petalangan yang terbagi menjadi tiga tahap utama:

Tahapan Praperkawinan:

Menyaum-nyaum,  Tando kocik, Tando godang, Melarikan tando, Berkampung, Menggantung, Mengukui atau memasak, Berandam,
Berinai.

Tahapan Perkawinan:

Akad nikah, Khatam Al-Qur'an, 
Mangante, Menyembah, Tepuk tepung tawar, Makan nasi hadap-hadapan, Upacara bersanding di pelaminan.

Tahapan Pasca Perkawinan:

Pengantin baru dilarang keluar rumah selama tiga hari. Pengantin laki-laki tinggal di rumah orang tua pengantin perempuan.

Tahapan perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas telah mengalami perubahan, baik kecil maupun besar.

Perubahan ini terjadi seiring dengan perkembangan zaman, baik secara cepat maupun lambat. Faktor pendorong perubahan meliputi sistem pendidikan formal yang maju, materialisme, pengaruh masyarakat lain, dan pencampuran kebudayaan.

Penelitian ini menggambarkan dinamika dan adaptasi tradisi perkawinan Suku Petalangan di tengah perkembangan sosial dan budaya yang terus berlangsung. (***)




Berita Terkait

Berita Populer

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Teknologi

Read More

Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

  • PelangiQQ

    Ah.. paling bentar ajaa tu - Dapatkan bonus melimpah untuk member baru !! Hanya di ...

    View Article
  • Pelangipoker

    Semoga hukum dapat ditegakkan walaupun melawan orang berduit - Dapatkan bonus untuk member baru ...

    View Article
  • Pokerpelangi

    Udah dapat keja lain mungkin. Habis lama kali diterima PNS - Poker online bonus terbesar untuk ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video