▴Pelantikan Bupati Siak▴
▴Iklan DPRD Siak▴ RAPP Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Turunkan Personel, Drone hingga Helikopter
Dukung Apel Siaga Polda Riau

BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU –Komitmen PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam mendukung pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali ditegaskan melalui keikutsertaannya pada Apel Kesiapsiagaan Karhutla yang digelar Polda Riau bersama TNI dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau di Mapolda Riau, Pekanbaru, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla di Bumi Lancang Kuning.
Apel kesiapsiagaan dipimpin Pelaksana Tugas Gubernur Riau Ir. H. SF Hariyanto, MT didampingi Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.Hum., M.H., Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Riau I Dewa Gede Wirajana. Hadir pula Kalaksa BPBD Riau M. Edy Afrizal, Koordinator BMKG Wilayah Riau Warjono, Kepala Basarnas Riau Budi Cahyadi, tokoh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), serta berbagai unsur pendukung penanggulangan bencana.
Selain TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Masyarakat Peduli Api (MPA), apel tersebut juga diikuti oleh perwakilan perusahaan, termasuk RAPP yang selama ini menjadi salah satu mitra aktif pemerintah dalam memperkuat sistem pencegahan dan penanganan karhutla di Provinsi Riau.
Fire Team Coordinator RAPP, Ramadhan, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam apel kesiapsiagaan merupakan wujud nyata dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat koordinasi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan mencegah karhutla hanya dapat dicapai melalui kesiapan personel, peralatan, dan kolaborasi yang solid di lapangan.
"Pencegahan dan penanggulangan karhutla membutuhkan kesiapan serta kerja sama dari berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, kami kembali memperkuat koordinasi dan kesiapan personel maupun peralatan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencegah dan menangani potensi karhutla. Kami siap berkoordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya," ujar Ramadhan.
Dalam apel tersebut, RAPP menghadirkan satu regu Fire Fighter dari Fire and Aviation Department yang menampilkan berbagai sarana dan prasarana modern untuk penanggulangan karhutla. Peralatan yang dibawa meliputi lima unit pompa pemadam, 20 roll selang pemadam berdiameter 1,5 inci, drone, rain gauge, hygrometer, foam inductor, sprinkler, priming pump, GPS Garmin, gateway, suction hose, serta berbagai perlengkapan operasional lainnya yang mendukung respons cepat di lapangan.
Komitmen tersebut sejalan dengan kebijakan APRIL Group yang menetapkan Fire Danger Period di seluruh area konsesi di Provinsi Riau hingga 30 September 2026. Selama periode tersebut, perusahaan meningkatkan intensitas patroli darat dan udara, memperkuat pemantauan titik panas (hotspot), serta mempererat koordinasi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan maksimal, APRIL Group juga menyiagakan satu unit helikopter, dua unit airboat, 12 kendaraan patroli, 177 pompa air, 1.209 roll selang, empat lokasi pemantauan kabut asap, 26 unit CCTV, serta 12 menara api yang berfungsi sebagai sistem deteksi dini dan mempercepat respons terhadap potensi kebakaran.
Tidak hanya mengandalkan teknologi dan peralatan modern, perusahaan juga didukung oleh 345 personel pemadam kebakaran profesional serta 735 relawan terlatih yang berasal dari 49 desa di Provinsi Riau. Kolaborasi bersama masyarakat tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pencegahan karhutla secara berkelanjutan melalui edukasi, patroli terpadu, dan respons cepat terhadap setiap potensi kebakaran.
Melalui sinergi yang semakin erat antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat, RAPP optimistis upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla di Provinsi Riau akan semakin efektif. Dengan kesiapan personel, teknologi, dan koordinasi yang terus diperkuat, diharapkan risiko kebakaran hutan dan lahan beserta dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan perekonomian dapat ditekan semaksimal mungkin.(EP)
Berita Terkait
- Ketua TP PKK Siak Dorong Orang Tua Tak Ragu Imunisasi Anak0
- 25 Tahun Lalu Jadi Peserta, Kini Bupati Afni Lepas 33 Pramuka Siak ke Jamnas0
- Senin 10 Agustus, Penyemprotan Disinsfektan PMK URC Ternak di Kampung Teluk Mesjid0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Senin 10 Agustus 20260
- Hadiri HUT ke-69 Riau, Bupati Afni: Bersama Kita Perkuat Sinergi Pembangunan0
- Komitmen Lindungi Petani Sawit, Bupati Siak Afni Zulkifli Raih Penghargaan SIEXPO 20260
- HUT ke-69 Riau, SF Hariyanto: Pertumbuhan Ekonomi Harus Sejalan dengan Pemerataan Pembangunan0
- Minggu 9 Agustus, Babinsa Koramil 02/Sungai Apit Komsos di Kampung Tanjung Kuras 0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Minggu 9 Agustus0
- Wabup Husni Tamrin Ajak Perkuat Persatuan dan Percepat Pembangunan0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







