ITP2I Tingkatkan Nilai Jual Nanas Sesuai Standar SNI 3166 2009 di Desa Pangkalan Panduk

BERMADAH.CO.ID, PELALAWAN -
Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I) mengadakan program pengabdian masyarakat di Desa Pangkalan Panduk untuk meningkatkan nilai jual buah nanas dengan mengikuti standar SNI 3166:2009.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu petani nanas di desa tersebut agar dapat memasuki pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.
"Standarisasi SNI 3166:2009 Dorong Kualitas Nanas Desa Pangkalan Panduk"
Pada 22 Agustus 2024, Tim Pengabdian Masyarakat ITP2I memberikan pelatihan kepada Kelompok Tani Nenas Sejahtera mengenai standar SNI 3166:2009. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan nilai jual nanas untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani.
"ITP2I Bantu Petani Nanas Desa Pangkalan Panduk Menuju Pasar Modern"
Dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan petani, ITP2I mengajarkan teknik dan standarisasi yang sesuai dengan SNI 3166:2009 kepada petani nanas di Desa Pangkalan Panduk. Program ini bertujuan agar produk nanas bisa bersaing di pasar modern seperti mall dan supermarket.
"Pengabdian Masyarakat ITP2I: Meningkatkan Ekonomi Lokal Melalui Standarisasi Nanas"
Kegiatan pengabdian masyarakat oleh ITP2I di Desa Pangkalan Panduk tidak hanya fokus pada standarisasi kualitas nanas, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan potensi ekonomi lokal dengan menghubungkan petani ke pasar yang lebih luas, termasuk ekspor ke Malaysia dan Singapura.
"Dosen ITP2I Berikan Pelatihan Standarisasi Nanas di Desa Pangkalan Panduk"
Tim dosen dan mahasiswa ITP2I memberikan pelatihan tentang standarisasi SNI 3166:2009 kepada kelompok tani di Desa Pangkalan Panduk untuk meningkatkan kualitas nanas dan mengatasi perbedaan harga jual antara nenas biasa dan nenas madu.
ITP2I mengirimkan tim yang terdiri dari Fachri Ibrahim Nasution, S.TP., M.T., Reiza Mutia AR, S.T.P., M.Eng., Wimpy Prendika, S.Si, M.Si, Nursyam Arozi, S.P., M.Si, Rannando, S.P., M.Si, dan mahasiswa ITP2I. Mahasiswa Terlibat, Wendri, Sakina, Pemi Wulandari dan Winto, untuk memberikan pendampingan dan pelatihan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta membantu mereka menghadapi tantangan pasar dengan menerapkan standar kualitas yang diakui secara nasional dan internasional.(EP)
Berita Terkait
- Pasangan Balon Walikota Edy Natar- Dastrayani Bibra Berlayar Dipilkada Pekanbaru0
- Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhu Raja Haryono dan Elda Suhanura Mendaftar ke KPU0
- Pasangan Bakal Calon Walikota/Wakil Walikota Dumai Eddy M Yatim-Almainis Mendaftar ke KPU Dumai0
- Pasangan Zukri - Husni Tamrin Resmi Mendaftar ke KPU Setelah Deklarasi Meriah di Masjid M Yunus0
- Tahapan Pendaftaran Calon, Muflihun-Ade Hartati Resmi Mendaftar Ke KPU Pekanbaru0
- Pasangan Balon Walikota Edy Natar dan Dastriani Bibra, PBB Partai Pengusung ke Empat0
- Sebelum Mendaftar di KPU, Paslon ISO Ziarah ke Makam Sultan Siak0
- Malam Ini, Ribuan Relawan Akan Antarkan Edy Natar - Dastriani Bibra ke KPU Pekanbaru0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit Kamis 29 Agustus0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit Kamis 29 Agustus0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan
