▴Pelantikan Bupati Siak▴
▴Iklan DPRD Siak▴ Senator Abdul Hamid Desak Pemerintah dan BBKSDA Tangani Teror Monyet di Tembilahan

BERMADAH.CO.ID, PEKANVARU — Anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau, Senator H. Abdul Hamid, S.Pi., M.Si., menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang tengah dihadapi masyarakat Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, akibat serangan monyet yang dalam beberapa hari terakhir menimbulkan keresahan. Pernyataan tersebut disampaikan kepada awak media pada Kamis (6/8/2026).
Senator Abdul Hamid menilai kondisi tersebut harus segera ditangani secara serius karena telah berdampak langsung terhadap keselamatan masyarakat. Berdasarkan informasi yang diterimanya, serangan monyet telah menyebabkan lebih dari 15 warga mengalami luka-luka sehingga diperlukan langkah cepat dari seluruh pihak terkait.
"Saya mendengar sudah lebih dari 15 korban luka-luka akibat serangan monyet. Jangan sampai ada lagi korban berjatuhan. Untuk itu saya meminta Pemerintah Provinsi Riau, BBKSDA, bahkan bila perlu Pemerintah Pusat turun langsung menyelesaikan dan meredakan situasi ini hingga benar-benar aman," tegas Abdul Hamid.
Sebagai anggota Komite II DPD RI, Abdul Hamid juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap dampak sosial yang ditimbulkan. Menurutnya, situasi tersebut tidak hanya mengancam keselamatan warga, tetapi juga mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah, kegiatan ekonomi masyarakat, hingga menimbulkan tekanan psikologis, terutama bagi anak-anak.
"Saya sangat prihatin atas kondisi yang dihadapi masyarakat Tembilahan saat ini. Aktivitas pendidikan terganggu, perekonomian masyarakat ikut terdampak, dan rasa takut yang dialami warga tentu menjadi persoalan serius yang harus segera diatasi," ujarnya.
Lebih lanjut, Abdul Hamid meminta pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Riau, serta Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) untuk tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga melakukan kajian menyeluruh terhadap penyebab munculnya konflik antara satwa liar dan manusia.
Menurutnya, setiap persoalan pasti memiliki akar penyebab yang harus diidentifikasi secara ilmiah. Ia menilai perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah meningkatnya serangan monyet dipicu oleh terganggunya habitat satwa, berkurangnya sumber pakan alami, atau faktor lain sehingga solusi yang diambil dapat bersifat jangka panjang.
Di akhir pernyataannya, Senator Abdul Hamid mengimbau masyarakat Tembilahan agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan dari pemerintah dan petugas di lapangan. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BBKSDA, aparat keamanan, dan masyarakat dapat segera mengatasi persoalan tersebut sehingga situasi kembali aman dan aktivitas warga dapat berjalan normal.(EP)
Berita Terkait
- Kapolsek Ukui Lantik Pengurus Bhuwana Lestari SMAN 1 Ukui, Cetak Green Leader Peduli Lingkungan0
- Penanganan Karhutla Riau Terkendali, Plt Gubri : Kolaborasi Forkopimda Kunci Utama0
- DPD TWPG Provinsi Riau akan Dikukuhkan0
- Kamis 6 Agustus, Babinsa Koramil 02/SA Komsos dan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit Kamis 6 Agustus0
- Kejayaan Kerajaan Siak Hadir di Bandara SSK II, Jadi Etalase Sejarah di Gerbang Riau0
- Polsek Bunut Perkuat Ketahanan Pangan, Pantau Langsung Pertumbuhan Jagung Pipil di Desa Petani0
- Kapolres Pelalawan Pimpin Pemadaman Karhutla, Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Api di Kerumutan0
- Petani di Langgam Diserang Beruang Saat Menderes Karet, BBKSDA Riau Bergerak ke Lokasi0
- Realisasikan MoU, SPR Pertemukan PT TMC dengan RS Awal Bross dan Ibnu Sina0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







