▴Pelantikan Bupati Siak▴ Warga Pangkalan Kerinci Geger, Pria Ditemukan Tergantung di Rumahnya

BERMADAH.CO.ID, PELALAWAN -- Warga Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya, Kamis (15/1/2026) pagi. Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah rumah di Jalan Cempaka dan langsung menyita perhatian masyarakat sekitar.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, SIK melalui Kasihumas AKP Thomas Bernandes Siahaan, S.Sos menyampaikan, informasi penemuan mayat tersebut diterima sekitar pukul 07.00 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polres Pelalawan segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Pamapta III SPKT Polres Pelalawan IPDA Ari Sumirat bersama personel gabungan piket fungsi, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Pelalawan, serta Regu UKL Polsek Pangkalan Kerinci langsung melakukan pengamanan lokasi, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal, serta pengumpulan keterangan dari para saksi.
Korban diketahui bernama Benny Saputra (30), lahir di Pangkalan Kerinci pada 30 Desember 1995. Korban berjenis kelamin laki-laki dan beralamat di Jalan Cempaka, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, tempat ia ditemukan meninggal dunia.
Sejumlah saksi yang dimintai keterangan di antaranya istri korban, Rika Yunensi (23), keluarga korban Redi Yusanra (26), serta ayah kandung korban Darwis (70). Ketiganya berada di sekitar lokasi saat kejadian diketahui.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa ini terungkap saat istri korban terbangun pada pagi hari dan tidak menemukan suaminya di tempat biasa. Ia kemudian menanyakan keberadaan korban kepada ayah korban, namun tidak ada yang mengetahui posisi korban.
Saksi kemudian kembali masuk ke rumah dan menuju sebuah kamar tidur yang sudah lama tidak digunakan. Saat lampu kamar dinyalakan, korban ditemukan telah tergantung menggunakan tali. Sontak, saksi memanggil ayah korban dan anggota keluarga lainnya.
Istri korban sempat memotong tali gantungan untuk menurunkan tubuh korban. Diketahui, korban sehari-hari tidur di ruang tengah rumah bersama keluarga yang terdiri dari ayah, istri, dan anak korban. Kamar tempat kejadian memang jarang digunakan.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab pasti kematian. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta mendokumentasikan kondisi TKP dan korban.(EP)
Berita Terkait
- Kapolda Riau Ajak Generasi Muda Berani Peduli Demi Masa Depan Lingkungan0
- Ayah Tiri Diamankan Polisi, Kasus Persetubuhan Anak Gegerkan Pangkalan Kuras0
- Polres Pelalawan Tangani Laporan Dugaan Pencabulan Anak di Pangkalan Kerinci0
- Penggerebekan Narkoba di Ukui, Polisi Amankan Puluhan Paket Sabu0
- Hari Terakhir Bertugas, Kajari Pelalawan Tambah Satu Tersangka Pupuk Subsidi0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Kamis 15 Januari0
- Kamis 15 Januari, Pendampingan Penyemprotan Disinsfektan PMK URC Ternak di Kampung Dusun Pusaka0
- Bupati Siak Resmikan SPBU Mini di Gasib, Dorong Kemandirian Koperasi0
- Kapolres Pelalawan dan Baznas Salurkan Bansos untuk Warga Desa Rantau Baru Terdampak Banjir0
- Brigjen Hengki Resmi Jabat Wakapolda Riau0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







