Hakim Tolak Praperadilan Muhammad, Polda Riau Minta Muhammad Menyerahkan Diri

By Bermadah 25 Mar 2020, 01:51:39 WIB Hukrim
Hakim Tolak Praperadilan Muhammad, Polda Riau Minta Muhammad Menyerahkan Diri

Keterangan Gambar : Ilustrasi


BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU - Harapan bebas dari jeratan hukum Wakil Bupati Bengkalis pupus saat putusan praperadilan menolak permohonannya. Muhammad diminta untuk menyerahkan diri ke pihak berwajib.

Saat dikonfirmasi, Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, AKBP Fibri Karpiananto mengaku, telah mengetahui hasil putusan praperadilan yang menolak permohonan Muhammad.

Menurut pengadilan, penetapan Muhammad sebagai tersangka sah menurut hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan begitu, proses penyidikan tetap dilakukan.

“Penyidikan tetap masih lanjut,” tegas AKBP Fibri, Selasa (24/3/2020).

Muhammad diketahui mengajukan praperadilan saat menyandang status buron, karena dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Penyematan status itu dilakukan karena telah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik.

Dengan adanya putusan pengadilan ini, Fibri mengimbau agar Muhammad segera menyerahkan diri.

“Kita kembalikan ke dia (Muhammad,red). Dia selaku pejabat negara mengapa bersembunyi. Mana tanggung jawab dia. Apakah amanah yang diberikan masyarakat yang memilih dia diabaikan begitu saja,” sindir mantan Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing) itu.

Muhammad ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PDAM di Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil). Penetapan ini diketahui berdasarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diterima Kejati Riau tertanggal 3 Februari 2020 lalu.

Untuk diketahui dalam kasus tersebut, sudah ada tiga pesakitan lainnya yang dijerat. Yaitu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pihak rekanan dan konsultan pengawas. 

Terhendusnya dugaan korupsi ini berawal dari laporan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Proyek milik Bidang Cipta Karya Dinas PU Provinsi Riau tahun 2013 ini, menghabiskan dana miliaran Rupiah. Proyek ini ditengarai tidak sesuai spesifikasi.

Dalam laporan LSM itu, Muhammad, yang saat itu menjabat Kabid Cipta Karya Dinas PU Riau tahun 2013, diduga tidak melaksanakan kewajibannya selaku Kuasa Pengguna Anggaran proyek pipa tersebut.(fik)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

  • PelangiQQ

    Ah.. paling bentar ajaa tu - Dapatkan bonus melimpah untuk member baru !! Hanya di ...

    View Article
  • Pelangipoker

    Semoga hukum dapat ditegakkan walaupun melawan orang berduit - Dapatkan bonus untuk member baru ...

    View Article
  • Pokerpelangi

    Udah dapat keja lain mungkin. Habis lama kali diterima PNS - Poker online bonus terbesar untuk ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video