▴Pelantikan Bupati Siak▴ Gerak Cepat Cegah Penyakit Masyarakat, PT ITA Kolaborasi Lintas Sektor di Siak

BERMADAH.CO.ID, SIAK - PT Imbang Tata Alam (PT ITA) bersama Laskar Mandiri MSB, BPKP Kabupaten Siak, unsur Kecamatan Sungai Apit, dan Polsek Sungai Apit menggelar sosialisasi pencegahan penyakit masyarakat (pekat) di Aula Teras Bakau, Mangrove Sungai Bersejarah, Kecamatan Sungai Apit, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan tersebut membahas bahaya penyalahgunaan narkoba, judi online, serta pencurian tandan buah segar (TBS) sawit yang dinilai meresahkan masyarakat.
Sosialisasi ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran warga, khususnya generasi muda, agar tidak terjerumus dalam perbuatan melanggar hukum yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Kegiatan dihadiri Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar, Kapolsek Sungai Apit Iptu Budiman S. Dalimunthe, Ketua BPKP Siak Fahrizal, Penghulu Kampung Kayu Ara Permai Abd. Razak, CSR Coordinator PT ITA Arip Hidayatuloh, serta unsur kepala dusun, RT/RW, Karang Taruna, pemuda, dan masyarakat setempat.
Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut dan menilai kolaborasi lintas sektor penting untuk menjaga ketertiban masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif untuk mencegah penyakit masyarakat. Sinergi antara perusahaan, aparat, dan masyarakat perlu terus diperkuat,” ujarnya.
Kapolsek Sungai Apit Iptu Budiman S. Dalimunthe mengatakan pihak kepolisian terus melakukan langkah pencegahan melalui penyuluhan dan pembinaan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah narkoba, judi online, dan pencurian. Jika ada persoalan di lapangan, silakan disampaikan agar bisa ditangani,” katanya.
Sementara itu, CSR Coordinator PT ITA Arip Hidayatuloh menyebutkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kami ingin masyarakat, khususnya anak muda, memiliki aktivitas yang positif dan terhindar dari pengaruh negatif,” ujarnya.
Ketua BPKP Siak Fahrizal menambahkan, edukasi mengenai dampak sosial dan konsekuensi hukum penyakit masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, para pihak berharap kesadaran masyarakat Sungai Apit semakin meningkat sehingga penyakit masyarakat dapat ditekan dan keamanan wilayah tetap terjaga.(Darwis)
Berita Terkait
- Bupati Siak Dukung Gerakan Wakaf Tunai Dorong Pembangunan Rumah Singgah Kesehatan0
- HMI Pekanbaru Kukuhkan Agung Nugroho Sebagai Anggota Kehormatan0
- Muflihun Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP0
- Sabtu 14 Februari Babinsa Koramil 02/Sungai Apit Komsos di Kampung Pebadaran0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Sabtu 14 Februari0
- Pemkab Siak Pastikan Proses Pencairan Gaji ASN Paruh Waktu Sedang Berjalan0
- Langkah Nyata Satgas TMMD, Kurangi Debu Demi Senyum Masyarakat0
- Peduli Kenyamanan Warga, Satgas TMMD Siram Jalan Setiap Hari0
- Jumat 13 Februari, Babinsa Koramil 02/SA Follow Up/Mengunjungi Anak Asuh Stunting0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 13 Februari0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







