▴Pelantikan Bupati Siak▴
▴Iklan DPRD Siak▴ Tukang Gigi Tewas Diduga Dikeroyok Tetangga di Pangkalan Kerinci, 4 Orang Diamankan Polisi

BERMADAH.CO.ID, PELALAWAN — Peristiwa tragis terjadi di Jalan BTN Lama, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Seorang tukang gigi bernama Ifan Priyadi (44) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah tetangganya, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Peristiwa tersebut diduga bermula dari selisih paham antara korban dengan tetangganya. Cekcok kemudian memanas hingga berujung keributan di depan rumah korban. Dalam kejadian itu, Ifan diduga dikeroyok oleh empat orang yang terdiri dari seorang anak, bapaknya, serta dua pegawai rumah makan.
Empat orang yang telah diamankan polisi masing-masing berinisial Zm (22), Js (52), serta dua pegawai rumah makan berinisial ME (21) dan MS (23). Keempatnya kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pelalawan untuk mengungkap secara terang kronologi dan peran masing-masing dalam kejadian tersebut.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Bayu Ramadhan Efendi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., didampingi Kanit I Pidum Satreskrim Polres Pelalawan Ipda Erwin Naibaho, S.H., membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
"Untuk sementara empat orang telah diamankan guna dimintai keterangan.
Setelah hasil pemeriksaan dan terpenuhi dua alat bukti, serta hasil gelar perkara, akan ditetapkan statusnya," ujar Ipda Erwin saat ditemui di Mapolres Pelalawan.
Dijelaskan Ipda Erwin, kasus tersebut pertama kali diketahui setelah Polres Pelalawan menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait adanya tindak pidana di kawasan Jalan BTN Lama, Pangkalan Kerinci. Petugas piket bersama Unit Reskrim kemudian mendatangi lokasi dan menemukan adanya keributan yang melibatkan korban dengan sejumlah tetangganya.
"Ketika korban dibawa ke RSUD Selasih dalam kondisi lemas tetapi masih bernapas. Namun setelah sampai di rumah sakit, sebelum mendapat perawatan medis, dokter menyatakan korban sudah tidak bernyawa," jelasnya. Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, penyidik akan melakukan autopsi. Berdasarkan pemeriksaan awal terhadap empat orang yang diamankan, dugaan kekerasan dilakukan menggunakan tangan kosong. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk motif dan peran masing-masing orang yang berada di lokasi saat insiden berlangsung.
"Untuk memastikan penyebab korban meninggal akan dilakukan autopsi. Sementara hasil pemeriksaan, dari empat orang yang diamankan, penganiayaan hanya menggunakan tangan kosong," kata Ipda Erwin. Apabila hasil penyidikan nantinya membuktikan adanya kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang mengakibatkan korban meninggal dunia, para terduga pelaku dapat dijerat Pasal 262 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, korban sempat berusaha melawan ketika terjadi perkelahian. Namun karena diduga kalah jumlah, korban akhirnya terjatuh dan tidak berdaya di sekitar teras tempat usahanya. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. Jenazah selanjutnya dibawa untuk kepentingan autopsi di RS Bhayangkara Polda Riau setelah sempat disemayamkan di rumah duka. Rencananya, jenazah Ifan akan diterbangkan ke Pulau Jawa untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Kepergian Ifan menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang yang mengenalnya. Pria yang dikenal memiliki tubuh kekar tersebut selama ini membuka usaha Galaxi Gigi di Pangkalan Kerinci dan juga aktif berolahraga binaraga. Kabar meninggalnya korban pun menyebar luas melalui sejumlah grup WhatsApp masyarakat. Sementara itu, empat orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik Satreskrim Polres Pelalawan. Polisi memastikan proses hukum akan dilakukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh.(EP)
Berita Terkait
- Orado Kabupaten Siak Dan Dandim Matangkan Persiapan Pertandingan Domino Perebutan Piala Panglima TNI0
- Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN dan Ombudsman RI Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan0
- Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN dan Ombudsman RI Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan0
- Api Karhutla Mengancam Lahan Gambut Pangkalan Kerinci0
- Energi Kebaikan Rokan Resmikan 4 Sarana Air Bersih, Kini 39 Titik Layani Masyarakat Minas0
- Wabup Syamsurizal: Aspirasi Reses DPRD Siak Jadi Bahan Prioritas Pembangunan0
- PERMAMPU Dorong Hak, Keintiman, dan Kesehatan Perempuan Sepanjang Hayat0
- Selasa 8 September, Babinsa Koramil 02/SA Follow Up/Mengunjungi Anak Asuh Stunting0
- Kegiatan Lepas Sambut Camat Pusako dan Sekretaris Camat0
- IPMKL Langgam Desak Agrinas-KSO Dievaluasi: Masyarakat Harus Jadi Pengelola0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







