▴Pelantikan Bupati Siak▴
▴Iklan DPRD Siak▴ Binaan PDC Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Lilin
Harapkan Rumah Produksi dan Dukungan Pemasaran

Keterangan Gambar : Dalisa saat mempraktekkan Cara Pembuatan Lilin Aromaterapi, Sabun Cair dan Sabun Padat melalui program MALIKA (Mari Kelola Jelantah Kita)
BERMADAH.CO.ID, DURI - Program pembinaan UMKM yang diusung oleh PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus membuahkan hasil nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar area operasional Duri. Salah satu pelaku UMKM binaan PDC di Desa Petani, Kecamatan Batin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Dalisa (Liza), sukses mengolah limbah minyak goreng bekas melalui program MALIKA (Mari Kelola Jelantah Kita) menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
?Wawancara langsung bersama pelaku usaha binaan PDC ini digelar di Jalan Rangau KM 15 Simpang KUD Desa Petani pada Rabu (2/9/2026). Kegiatan lapangan tersebut difasilitasi oleh manajemen PDC bagi insan pers yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Energi Nasional (KONEKSI).
?Apresiasi dari KONEKSI untuk Program MALIKA
?Ketua Komunitas Jurnalis Energi Nasional (KONEKSI), Hari Jummaulana, menyampaikan apresiasi kepada PT Patra Drilling Contractor (PDC) atas fasilitas dan akses lapangan yang diberikan kepada para jurnalis untuk melihat langsung dampak program CSR perusahaan.
?"Kami mengucapkan terima kasih kepada manajemen PT Patra Drilling Contractor (PDC) yang telah memfasilitasi kegiatan wawancara langsung ini. Melalui program MALIKA (Mari Kelola Jelantah Kita), PDC terbukti tidak hanya berfokus pada kegiatan operasional di Duri, tetapi juga memiliki kepedulian nyata dalam memberdayakan ekonomi warga dan menjaga lingkungan sekitar," ujar Hari Jummaulana.
?Tekun Jalani Pelatihan Hingga Mandiri
?Liza menceritakan awal perjalanannya mengikuti pelatihan program MALIKA yang diselenggarakan oleh PDC bersama puluhan peserta lainnya. Meskipun sebagian peserta memilih tidak melanjutkan, Liza tetap bertahan dan konsisten memproduksi olahan minyak jelantah hingga saat ini.
?"Dulu diajarkan pelatihan selama tiga hari dan dilanjutkan pembinaan intensif secara daring selama tiga bulan oleh PDC. Dari situ saya terus mencoba secara mandiri hingga akhirnya bisa rutin memproduksi," kata Liza.
?Melalui program MALIKA ini, Liza mampu memproduksi tiga varian produk olahan utama:
?- Lilin Aromaterapi (produk paling diminati untuk suvenir dan pesanan pesta)
?- Sabun Cair
?- Sabun Padat
?Untuk menjaga keberlanjutan bahan baku, Liza menerapkan sistem barter dengan pedagang donat, gorengan, serta masyarakat sekitar. Minyak jelantah yang ditukarkan warga akan diganti dengan produk sabun cair hasil olahannya. Sementara bahan kimia pelengkap lainnya dipesan secara mandiri lewat toko daring.
?Kebutuhan Rumah Produksi dan Akses Pemasaran
?Meski kini mampu menambah penghasilan keluarga, Liza mengaku masih menghadapi kendala, terutama terkait ruang produksi, legalitas, dan jangkauan pemasaran.
?Saat ini seluruh proses pengolahan masih dilakukan di rumah pribadinya. Ia berharap ke depan pihak PDC bersama pemerintah setempat dapat memfasilitasi hadirnya rumah produksi resmi untuk melipatgandakan kapasitas produksi dan jangkauan pemberdayaan masyarakat.
?"Kalau ada rumah produksi, saya bisa merangkul dan mengajak ibu-ibu di desa ini untuk ikut belajar dan mengembangkan ekonomi bersama. Selain itu, kami sangat membutuhkan pelatihan strategi pemasaran, kemasan (packaging), serta dukungan agar produk ini bisa masuk ke pasar yang lebih luas seperti kafe atau swalayan," pungkasnya.
?Proses legalitas produk, seperti izin usaha dan uji laboratorium BPOM, saat ini juga sedang ditempuh guna memastikan keamanan serta kelayakan produk sebelum dipasarkan secara masif.
?Pendampingan berkelanjutan dari PT Patra Drilling Contractor (PDC) melalui program MALIKA ini diharapkan dapat terus menjadi pilar pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan, khususnya di wilayah Duri dan sekitarnya.(***)
Berita Terkait
- DPO 2 Tahun, Terduga Pelaku Illegal Logging Pemodal Sawmill Kampar Akhirnya Ditangkap Polda Riau0
- PWI Pelalawan Siapkan Transformasi Media Berbasis Etika0
- Selasa 2 September, Pendampingan Penyemprotan Disinsfektan PMK URC Ternak di Kampung Dusun Pusaka0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit Rabu 2 September0
- Lantik 83 Pejabat, Bupati Siak Afni: Jangan Cari Muka, Promosi Berdasarkan Kinerja0
- Selasa 1 September, Babinsa Koramil 02/SA Follow Up/Mengunjungi Anak Asuh Stunting.0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit Selasa 1 September0
- PWI Riau-Polda Riau Kompak Perkuat Sinergi, Wartawan Didorong Makin Kompeten dan Profesional0
- Warga Kuala Terusan Kembali Tagih Plasma 20 Persen ke PT PHI0
- Sinergi Pemkab Siak dan Dunia Usaha, 30 Km Jalan Kabupaten Diperbaiki dari Program CSR0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







