▴Pelantikan Bupati Siak▴ Datangi Dispora Riau,Atlet Disabilitas Riau,Pelatih danPengurus Pertanyakan Sisa Bonus Peparnas2024

BERMADAH.CO.ID. PEKANBARU - Sisa bonus atlet dan pelatih Peparnas 2024 hingga kini belum juga dibayarkan. Kondisi itu membuat pengurus National Paralympic Committee (NPC) Riau bersama atlet dan pelatih mendatangi Dispora Riau untuk mempertanyakan kejelasan pencairan bonus tersebut, Senin (8/6/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua MPC NPC Provinsi Riau, Indra Warman, mengaku belum memiliki kepastian kapan sisa bonus atlet Peparnas 2024 akan dibayarkan pemerintah daerah.
"Secara pribadi saya belum punya jawaban pasti kapan sisa bonus itu dibayarkan. Karena itu pagi ini kami berencana membawa beberapa atlet dan pelatih ke Dispora untuk mempertanyakan langsung masalah bonus Peparnas 2024," kata Indra Warman, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, persoalan bonus merupakan kewenangan Dispora, sementara NPC hanya bertugas mendampingi atlet dan pelatih.
"Masalah bonus itu kewenangan Dispora, bukan NPC. Jadi kami datang untuk meminta kejelasan langsung kepada Dispora terkait kapan bonus tersebut dibayarkan," ujarnya.
Indra mengatakan bonus tersebut sangat dinantikan para atlet, pelatih hingga keluarga mereka. Sebab, banyak pihak menggantungkan harapan terhadap pencairan bonus tersebut.
"Yang menunggu bonus ini bukan hanya atlet dan official, tapi juga keluarga mereka. Jadi ini memang sangat diharapkan," ungkapnya.
Ia mengakui kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Riau saat ini sedang sulit. Namun demikian, pihaknya berharap komitmen pembayaran bonus tetap direalisasikan sesuai janji pemerintah sebelumnya.
"Dulu sempat dijanjikan Maret, lalu mundur April. Bahkan sempat disebut September. Terakhir ada rencana pengajuan pencairan pada Juli. Mudah-mudahan itu benar-benar terealisasi," katanya.
Indra juga mengungkapkan sejumlah atlet yang sedang mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) masih terus mempertanyakan hak mereka, termasuk bonus dan gaji.
"Atlet yang sedang Pelatnas juga sering menelepon mempertanyakan bonus dan gaji mereka. Kami sebagai pengurus sudah berusaha semaksimal mungkin sesuai kemampuan yang ada," jelasnya.
NPC Riau berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.
Jika belum juga menemukan solusi, mereka berencana melanjutkan komunikasi dengan Sekretaris Daerah hingga DPRD Riau.
"Kalau nanti belum juga ada penyelesaian, mungkin kami akan menghadap Sekda atau DPRD. Tapi semua kami lakukan dengan cara baik-baik dan tanpa kekerasan," tutupnya.(***)
Berita Terkait
- Idul Adha 1447 H, NPC Riau Qurban 2 Ekor Sapi0
- 2 Atlet Para Taekwondo NPC Riau Ikuti Kejuaraan Pancasila Cup 2 di Jakarta0
- Asian Para Games Hangzhou Ditutup, 6 Medali Disumbangkan Atlet NPC Riau untuk Indonesia0
- Asian Para Games di Hangzhou, Atlet NPC Riau Sumbangkan Medali Perak Pertama untuk Indonesia0
- Sekdaprov Instruksikan Pengajuan Bonus Atlet Asean Paragames 2023 Kepada Kadispora Riau0
- Berhasil Raih Medali di Asean Paragames, Pemprov Riau Akan Beri Bonus untuk Atlet NPC Riau0
- Musorkablub NPC Bengkalis Berjalan Sukses, Edy Siswanto Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua0
- NPC Riau Terus Bangkitkan Semangat Atlet, Untuk Mencapai Prestasi Terbaik0
- Kadispora Lepas Kontingen Riau Peparpenas X0
- 8 Atlet NPC Riau Ikuti Pelatnas, Hadapi Multi Event ASIAN Para Games Hangzhou0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







