Dua Anak Meninggal Dunia Disengat Tawon, Dua Lainnya Masih Dirawat

By Bermadah 03 Jul 2026, 22:39:57 WIB Pelalawan
Dua Anak Meninggal Dunia Disengat Tawon, Dua Lainnya Masih Dirawat

Keterangan Gambar : Ikustrasi


BERMADAH.CO.ID, PELALAWAN — Suasana duka menyelimuti warga Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, setelah dua anak dilaporkan meninggal dunia akibat sengatan tawon. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis (2/7/2026) sore dan kini telah ditangani oleh jajaran Polsek Pangkalan Kerinci.

Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Shilton, S.I.K., S.H., M.H. membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait meninggalnya dua anak akibat diserang kawanan tawon. Laporan tersebut diterima melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, Aipda Binton Manurung, pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB ketika empat anak, yakni Harapan Doli Pasaribu (17), Antoni Nopelio Simanjuntak (11), Rafianus Giawa (10), dan Rizki Sagala (12), sedang memancing ikan di sebuah parit di sekitar rumah kontrakan Rafianus dan Rizki. Di lokasi tersebut terdapat sarang tawon.

Saat mereka berada di lokasi, seorang anak lain berinisial WH (10) datang dan diduga hendak melempar sarang tawon menggunakan batu. Salah seorang korban, Rizki Sagala, sempat memperingatkan agar sarang tersebut tidak dilempar. Namun, batu tetap dilemparkan sehingga kawanan tawon keluar dari sarangnya dan menyerang keempat anak yang tidak sempat menyelamatkan diri.

Akibat serangan tersebut, keempat korban mengalami sengatan di berbagai bagian tubuh, termasuk kepala. Mereka kemudian pulang ke rumah dalam kondisi tubuh dipenuhi sengatan. Sekitar pukul 18.00 WIB, orang tua masing-masing membawa mereka berobat ke bidan desa, di mana para korban mendapatkan penanganan awal berupa suntikan dan obat-obatan.

Karena kondisinya dinilai lebih serius, Rafianus Giawa kemudian dirujuk ke RSUD Selasih untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan. Sementara tiga korban lainnya kembali ke rumah setelah mendapatkan pengobatan. Namun, sekitar pukul 24.00 WIB, Rafianus dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. Tak lama berselang, sekitar pukul 00.10 WIB, Rizki Sagala juga meninggal dunia di kediamannya.

Mendapatkan informasi tersebut, pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, Aipda Binton Manurung langsung mendatangi rumah dua korban lainnya, yakni Harapan Doli Pasaribu dan Antoni Nopelio Simanjuntak. Keduanya kemudian dibawa ke RSUD Selasih untuk memperoleh penanganan medis lebih lanjut mengingat masih mengalami dampak akibat sengatan tawon.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area yang berpotensi terdapat sarang tawon atau hewan liar lainnya. Orang tua juga diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain atau beraktivitas di lingkungan yang memiliki potensi bahaya.

Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan keluarga korban serta tenaga medis terkait penanganan peristiwa tersebut. Semoga kedua korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan dua korban lainnya segera pulih dari kondisinya.(EP)




Berita Terkait

Berita Populer

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Teknologi

Read More

Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

  • PelangiQQ

    Ah.. paling bentar ajaa tu - Dapatkan bonus melimpah untuk member baru !! Hanya di ...

    View Article
  • Pelangipoker

    Semoga hukum dapat ditegakkan walaupun melawan orang berduit - Dapatkan bonus untuk member baru ...

    View Article
  • Pokerpelangi

    Udah dapat keja lain mungkin. Habis lama kali diterima PNS - Poker online bonus terbesar untuk ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video