Divonis 2,4 Tahun, Mantan Kadis PMD Tidak Ditahan

By Bermadah 28 Nov 2019, 02:36:01 WIB Hukrim
Divonis 2,4 Tahun, Mantan Kadis PMD Tidak Ditahan

Keterangan Gambar : Kuasa hukum Sapri Beni dan Bariono, Hafidzon Ramadhan SH (gambar atas) saat memberikan pembelaan kepada kedua kliennya di persidangan pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu 27 November 2019. Suasana sidang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru (gambar bawah)


BERMADAH.CO.ID, INHU - Tiga orang ASN di lingkungan Pemkab Inhu yang dipidana atas perkara korupsi pada Dinas Pemerintahan dan Masyarakat Desa (PMD) Inhu tahun anggaran 2012-2014,
divonis berbeda. Ketiganya di vonis bersalah atas pidana korupsi senilai Rp1,9 miliar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru, Rabu 27 November 2019. 

Kajari Inhu Hayin Suhikto SH melalui Kasi Pidsus Kejari Inhu Ostar Alpansi SH kepada awak media, Rabu 27 November 2019 membenarkan ketiga mantan pejabat itu divonis lebih rendah dari tuntutan JPU.

"Atas putusan itu kami nyatakan pikir-pikir. Mengenai Suratman, masih berstatus tahanan kota, hingga berkekuatan hukum tetap (incraht)," kata Ostar.

Sebagaimana untuk diketahui, ketiga terdakwa, yakni mantan Kadis PMD Inhu Suratman, sebelumnya dituntut 3,6 tahun dan divonis 2,4 tahun subsider 6 bulan dan diperintahkan mengembalikan uang pengganti (UP) sebesar Rp429.750.000 atau subsider 2 tahun dan denda Rp200 juta atau subsider 3 bulan dan telah menitipkan UP sebesar Rp120 juta.

Sementara itu, mantan Sekretaris PMD Inhu Sapri Beni, sebelumnya dituntut 2 tahun penjara dan telah mengembalikan UP sebesar Rp62.946.000, lunas dan dihukum 1,4 tahun, denda Rp50 juta atau subsider 2 bulan kurungan.

Sedangkan terdakwa mantan PPTK, Bariono, sebelumnya dituntut 7,7 tahun divonis 6 tahun dan didenda Rp200 juta atau subsider 3 bulan kurungan penjara dan diperintahkan mengembalikan UP sebesar Rp1.447.254.000 atau subsider 2 tahun.

Menariknya, dalam perkara ini, terdakwa Suratman hingga saat ini tak kunjung ditahan. Sedangkan kedua terdakwa lainnya, Sapri Beni dan Bariono langsung ditahan usai menjalani sidang putusan tersebut. 

Sementara itu, kuasa hukum dari Sapri Beni dan Bariono, Hafizon Ramadhan SH ketika dihubungi via telepon seluler mengaku pikir-pikir atas putusan kedua kliennya.

"Atas putusan majelis hakim kepada kedua klien saya, kami nyatakan pikir-pikir," jelas Hadizon. (yuz)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video