▴Pelantikan Bupati Siak▴ Menembus Pulau Demi Senyum 115 Anak, PT ITA dan Yayasan Bakrie Amanah Jemput Bola Layanan Khitan

BERMADAH.CO.ID, SIAK - Bagi sebagian keluarga di daerah kepulauan, perjalanan menuju tempat khitan bisa lebih rumit daripada proses khitan itu sendiri. Jarak antardesa yang dipisahkan perairan serta kondisi sebagian ruas jalan yang belum memadai membuat akses menuju fasilitas kesehatan tidak selalu mudah. Kondisi itulah yang mendorong PT Imbang Tata Alam (ITA) bersama Yayasan Bakrie Amanah menghadirkan layanan khitan gratis dengan pola jemput bola hingga ke pelosok.
Melalui program Khitanan Massal Untuk Negeri 2026, sebanyak 115 anak mengikuti layanan khitan gratis di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Siak pada 27 Juni hingga 2 Juli 2026. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) PT Imbang Tata Alam ini diperkirakan memberikan manfaat ekonomi sekitar Rp115 juta bagi keluarga penerima manfaat.
Pelayanan dilaksanakan di enam titik yang tersebar di Kecamatan Merbau, Tebing Tinggi Barat, dan Sungai Apit. Lokasi dipilih sedekat mungkin dengan tempat tinggal peserta agar keluarga tidak perlu mengeluarkan biaya dan waktu lebih besar untuk memperoleh layanan.
Sebanyak 30 anak mengikuti khitan di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Sementara di Kabupaten Kepulauan Meranti, kegiatan diikuti 39 anak di Kecamatan Merbau dan 46 anak di Kecamatan Tebing Tinggi Barat. Seluruh peserta ditetapkan melalui pendataan bersama pemerintah desa dan UPT Puskesmas setempat.
EMP CSR & Communication Division Manager, Iman Soerjasantosa, mengatakan pendekatan jemput bola dipilih untuk menyesuaikan karakter wilayah operasional PT Imbang Tata Alam yang tersebar di kawasan pesisir dan kepulauan.
"Khitanan Massal Untuk Negeri merupakan bagian dari Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) PT Imbang Tata Alam. Sebagai perusahaan hulu migas yang beroperasi di kawasan pesisir dan kepulauan, kami ingin memastikan keberadaan perusahaan tidak hanya berkontribusi terhadap penyediaan energi nasional, tetapi juga menghadirkan manfaat yang menjawab kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau," ujar Iman.
Manfaat kegiatan tersebut dirasakan langsung oleh warga. Dahlia, salah seorang orang tua peserta dari Kelurahan Teluk Belitung, mengaku program itu sangat membantu karena keluarganya tidak lagi terbebani biaya khitan.
"Program ini sangat kami tunggu karena anak-anak bisa dikhitan secara gratis sekaligus mendapatkan perlengkapan dan uang saku. Kami merasa sangat terbantu. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut," katanya.
Kepala UPT Puskesmas Teluk Belitung, dr. H. Suhadi, menilai pendekatan jemput bola menjadi solusi yang tepat bagi wilayah dengan akses pelayanan yang terbatas. Menurutnya, kehadiran tim medis di desa memberikan rasa aman bagi orang tua karena anak-anak dapat langsung memperoleh penanganan tanpa harus melakukan perjalanan setelah menjalani khitan.
"Kami sangat mengapresiasi langkah PT Imbang Tata Alam yang menghadirkan layanan langsung ke desa-desa. Dengan kondisi geografis yang menantang, pendekatan seperti ini memudahkan warga memperoleh pelayanan sekaligus memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan tenaga kesehatan," ujarnya.
Sebelum kegiatan berakhir, panitia mengundi dua doorprize berupa satu unit skuter dan satu unit mobil mainan yang disambut antusias para peserta. Bagi anak-anak, hadiah tersebut menjadi penutup yang menyenangkan dari pengalaman yang akan terus mereka kenang.(Darwis)
Berita Terkait
- Tim Kuasa Hukum Terdakwa Siapkan Perlawanan Hukum Berdasarkan Putusan Perdata0
- DPRD dan BPN Telusuri Dugaan Sengketa Lahan Ribuan Hektare di Langgam0
- Administrasi Kuasa Sejumlah Tergugat Jadi Sorotan di PN Pekanbaru0
- HUT Bhayangkara ke-80, SMSI Riau: Polri Harus Semakin Profesional dan Humanis0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Rabu 1 Juli 0
- Rabu 1 Juli, Babinsa Koramil 02/SA Follow Up/Mengunjungi Anak Asuh Stunting0
- Korpus BEM se-Riau Nilai Program Polda Riau Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat0
- PT PHI Gelar Mediasi dengan Masyarakat Desa Rantau Baru, Warga Beri Tenggat Waktu 15 Hari0
- Terkait Lahan PT Wanasari Nusantara, Pemda dan APH Didesak Bertindak0
- Selasa 30 Juni, Babinsa Koramil 02/SA Komsos dan Sosialisasi tentang Nilai-Nilai Pancasila0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







