Akhir Pekan ini, Kelompok Rompi Kuning Prancis Kembali Akan Unjuk Rasa

By Bermadah 06 Des 2018, 00:52:03 WIB Internasional
Akhir Pekan ini, Kelompok Rompi Kuning Prancis Kembali Akan Unjuk Rasa

Keterangan Gambar : Demonstran Rompi Kuning di Prancis. Foto ; (Bertrand GUAY/AFP), cnnindonesia


BERMADAH.CO.ID, PRANCIS - Warga yang disebut Kelompok Rompi Kuning di Prancis menyatakan akan kembali melakukan unjuk rasa. Mereka belum berniat mengakhiri aksi unjuk rasa, meski pemerintah sudah menunda kenaikan pajak bahan bakar. Mereka menyatakan tetap mendesak Presiden Emmanuel Macron mundur dari jabatannya karena kebijakannya tidak berpihak kepada rakyat miskin.

Sebagaimana dilansir The Guardian, Rabu (5/12/2018), kelompok Rompi Kuning mengumumkan mereka akan kembali berunjuk rasa besar-besaran pada Sabtu mendatang di Ibu Kota, Paris. Meski mulanya mereka cuma memprotes kenaikan pajak bahan bakar, kini isu yang dibawa meluas.

Baca juga : Prancis Tunda Kenaikan Pajak BBM Untuk Redam Unjuk Rasa

Diberitakan, kelompok Rompi Kuning yang tidak digagas oleh organisasi apapun meminta Macron mundur dan pembubaran parlemen. Menurut mereka, kebijakan menunda kenaikan pajak bahan bakar hanya sebagian kecil dari tuntutan mereka.

Gerakan itu menuntut pemerataan kesejahteraan, kenaikan gaji, upah minimum, tunjangan pensiun, serta jaminan sosial.

"Kami bukan pengemis dan tidak mau diberi remahan. Yang kami mau adalah tuntutan utama terpenuhi," kata Juru Bicara Rompi Kuning, Benjamin Cauchy.

Menurut Perdana Menteri Prancis Edouard Phillipe juga menyatakan pemerintah menunda menaikkan harga gas dan tarif dasar listrik. Di samping itu dia menyatakan unjuk rasa gerakan Rompi Kuning adalah wujud frustasi warga Prancis karena tekanan ekonomi yang sangat besar.

"Ini adalah wujud kemarahan warga Prancis yang bekerja sangat keras, tetapi tetap kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Mereka merasa tidak adil tidak bisa merasakan hidup layak kendati sudah banting tulang," kata Phillipe.

Diharapkannya, aksi unjuk rasa lanjutan Rompi Kuning tidak rusuh seperti pekan lalu. Sebab, menurut dia, hal itu adalah hak setiap warga untuk mengutarakan pendapat.

Sementara, Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner menyatakan siap mengerahkan puluhan ribu aparat, baik polisi dan tentara ke seluruh Prancis guna mengantisipasi unjuk rasa Rompi Kuning pada akhir pekan ini.

Partai Republik Bergerak yang merupakan tempat bernaung Macron meminta supaya kedua belah pihak mendahulukan dialog untuk mendengar pendapat masing-masing. Ketua Partai Stanislas Guerini meminta supaya pemerintah dan kelompok oposisi mengakhiri perdebatan.(***)

Sumber : cnnindonesia.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video