Rohil Bakal Miliki Pelabuhan Bertaraf Internasional

By Bermadah 03 Des 2018, 23:36:44 WIB Advertorial
Rohil Bakal Miliki Pelabuhan Bertaraf Internasional

BERMADAH.CO.ID, ROKAN HILIR - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan membangun pelabuhan laut berskala internasional yang berlokasi di Bagansiapiapi Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. Pelabuhan tersebut akan dijadikan sebagai pelabuhan kargo yang terintegrasi dengan pelabuhan dari luar negeri.


 
Saat ini tengah dilakukan lanjutan pembangunan fasilitas dengan anggaran lebih dari 20 Miliiar dengan masa pengerjaan dari bulan Juni hingga Desember Tahun 2018. Pengerjaan dilakukan oleh kontraktor pelaksana PT Multi Karya Pratama yang dananya bersumber dari APBN Tahun 2018.

Pelabuhan yang dibangun sejak tahun 2013 kini telah memasuki tahap keempat yakni penuntasan pembangunan dermaga, turap hingga penimbunan lokasi kantor dengan anggaran Rp20 Miliar yang berasal dari dana APBN. Pelabuhan laut ini diklaim sebagai pelabuhan internasional yang terintegrasi dengan pelabuhan dari negara tetangga seperti Malaysia.
Menurut Syahbandar dan otoritas pelabuhan laut Bagansiapiapi yang juga sebagai koordinator dalam pembangunan pelabuhan tersebut mengatakan, pelabuhan dibangun di atas lahan seluas delapan hektar dan bisa menampung kapal berkapasitas 1500 g-t. "Pembangunan pelabuhan laut ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2018 ini. Dengan hadirnya pelabuhan ini, diyakini akan mendongkrak perekonomian masyarakat Rokan Hilir,“ ujarnya.
 
Sementara itu, pengawas proyek pembangunan pelabuhan laut Bagansiapiapi, Amirullah menyebutkan, hingga tahap empat, pengerjaan proyek pelabuhan laut Bagansiapiapi belum ada kendala. Pembangunan tahap empat ini dimulai sejak 29 Juni hingga akhir 2018 mendatang.

“Insyaallah saat ini pekerjaan masih lancar namun ada beberapa item yang kita dahulukan sembari menunggu bahan bangunan lainnya yang masuk. Kita targetkan progres pembangunan ini akan kita tingkatkan,“ Kata Amir.

Saat ini tengah dilakuan pembangunan vividi, turap, timbunan, tiang pancang, dan semua proses pembangunan masih berjalan dengan lancar.                     

Bupati Rokan Hilir Suyatno didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Syahbandar dan otoritas pelabuhan, meninjau proyek pembangunan pelabuhan Bagansiapiapi yang berada di Pesisir Sungai Rokan. Pembangunan telah memasuki tahap keempat dengan penuntasan pembangunan dermaga.

“Pemkab Rokan Hilir mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat yang suda hmembangun pelabuhan internasional di Rokan Hilir. Pelabuhan ini sebagai pengganti pelabuhan yang saat ini sudah tidak adalagi di Rohil,“ kata Suyatno.

Sebelumnya,sempat terjadi gejolak dalam realisasi pembangunan pelabuhan tersebut, dimana terkendala legalitas lahan sehingga pembangunan pelabuhans empat terhenti. “Saat ini Pemkab Rohil sudah memberikan sertifikat tanah kepada Kementerian Perhubungan, sehingga pembangunan pelabuhan tersebut kembali dilanjutkan,“ ujarnya.

Di tahun 2019 akan dilanjutkan pembangunan fisik berupa kantor dan terminal di pelabuhan tersebut. Hal itu bentuk keseriusan Kementerian Perhubungan untuk menjadikan pelabuhan tersebut. “saya fikir ini suatu peningkatan perhatian penuh terhadap Rohil karena kita berada di daerah pesisir serta akan menambah anggaran untuk membangun pelabuhan kita ini,“ kata Bupati Suyatno.

Bupati Rokan Hilir mengungkapkan, pembangunan pelabuhan berskala internasional ini ditargetkan rampung tahun 2019. “Kita bersyukur bahwa di Rokan Hilir sudah ada pelabuhan yang dibiayai oleh Kementerian Perhubungan,“ Ulasnya.

Setelah jadi pelabuhan tersebut, Pemkab Rokan Hilir akan melanjutkan pembangunan infrastruktur menuju pelabuhan tersebut untuk mempermudah barang masuk dan keluar pelabuhan. “Dengan hadirnya pelabuhan ini jelas ekonomi masyarakat dan pendapatan daerah pasti akan ada perubahan ke depannya,“ ungkapnya.

Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas juga menjadi target Pemkab Rokan Hilir untuk membangun pelabuhan. Sebab, Kecamatan Pasir Limau Kapas merupakan wilayah yang berbatasan dengan Selat Malaka dan negara Malaysia. “Kita minta dinas terkait untuk mengkaji lokasi pembangunan pelabuhan disana, bagaimana pasang surutnya. Lokasinya itu harus dikaji dan ada studi kelayakannya. Kita berharap dengan hal tersebut bisa  menjadi bahan kita untuk mengajukan ke Kementerian Perhubungan,“ pungkasnya.(Adv/Pemkab/Humas)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video