Sakit Hati Diejek, Seorang Pria Tembak Mati Teman

By Bermadah 30 Agu 2019, 14:54:57 WIB Hukrim
Sakit Hati Diejek, Seorang Pria Tembak Mati Teman

Keterangan Gambar : Ilustrasi penembakan.(Istockphoto/PeopleImages)


BERMADAH.CO.ID, THAILAND - Sakit hati karena diejek, seorang pria tembak mati temannya. Peristiwa itu terjadi di Thailand. Perundungan (bullying) ternyata bisa memicu dendam yang terakumulasi hingga bertahun-tahun lamanya.

Sebuah acara reuni sekolah yang biasanya ceria berubah menjadi suram. Hal ini disebabkan seorang alumnus menembak mati rekannya karena sakit hati akibat diejek ketika keduanya masih sama-sama menjadi pelajar di sekolah itu, seperti dilansir Channel NewsAsia, Kamis (29/8).

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/8) pekan lalu. Pelakunya adalah Thanapat Anakesri (69). Dia ternyata sengaja menghadiri kegiatan reuni 50 tahun angkatannya di sebuah sekolah di Provinsi Ang Thong.

Diberitakan, mulanya Thanapat berbincang bersama-sama bekas teman sekolahnya pada 1966. Dia bahkan sempat makan bersama sambil minum anggur dan menyantap es krim.

Saat pesta akan berakhir, Thanapat ternyata sudah melihat salah satu teman satu sekolah yang dia klaim pernah merundungnya, Suthat Kosayamat (69). Dia langsung mendekatinya.

Keduanya lantas terlibat adu mulut. Suthat mengatakan tidak ingat lagi kejadian yang dimaksud Thanapat, dan menolak meminta maaf.

Ternyata, Thanapat sudah mempersiapkan diri dengan membawa pistol. Ketika sedang cekcok, Thanapat tiba-tiba menembak Suthat di perut, kemudian pergi meninggalkan lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, keberadaannya belum diketahui. Namun, pihak kepolisian sudah memasukkan dia ke dalam daftar buronan menduga tersangka bersembunyi di Provinsi Sing Buri.

Sementara, Ketua Alumni Angkatan 1966 sekolah itu, Tuean Klakang, yang menjadi panitia kegiatan menyatakan Thanapat sempat mabuk dan mengeluhkan perundungan yang dilakukan Suthat.

"Saya enggak terpikir dia tega membunuh temannya seperti ini. Kejadian itu kan sudah lama sekali. Kami semua terkejut," kata Klakang diberitakan.

Suthat sebelumnya adalah seorang penjahit. Keluarganya menyatakan dia adalah pekerja keras dan seorang ayah serta suami yang baik.(***)

Sumber: cnnindonesia.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video