▴Pelantikan Bupati Siak▴ Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah

BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI Prof Dr Fauzan, MPd mendorong perguruan tinggi membentuk konsorsium sebagai langkah memperkuat kontribusi kampus terhadap pembangunan daerah. Gagasan itu mendapat dukungan dari Anggota Komisi X DPR RI Dr. Hj. Karmila Sari, SKom, MM, dalam Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Perguruan Tinggi 2026 di Pekanbaru, Jumat (31/7/2026).
Fauzan mengatakan perguruan tinggi tidak cukup hanya menjalankan fungsi pendidikan dan meluluskan mahasiswa. Menurutnya, kampus harus menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari stunting, kesehatan, hingga pembangunan ekonomi.
"Kalau di suatu daerah ada perguruan tinggi yang memiliki keahlian di bidang kesehatan, tetapi masyarakat di sekitarnya masih menghadapi persoalan stunting, maka kampus harus mengevaluasi perannya. Perguruan tinggi harus hadir memberi dampak nyata bagi masyarakat," kata Fauzan.
Ia menjelaskan konsorsium menjadi wadah untuk menyatukan kekuatan perguruan tinggi sehingga penyelesaian persoalan pembangunan tidak dilakukan secara sendiri-sendiri. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, serta dunia usaha dan industri merupakan kunci mempercepat pembangunan.
Fauzan juga mengingatkan kampus yang telah maju memiliki tanggung jawab moral membantu perguruan tinggi yang masih berkembang melalui kolaborasi riset, pertukaran dosen, visiting professor, hingga penguatan kapasitas akademik.
Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, menyatakan mendukung penuh pembentukan konsorsium perguruan tinggi. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat memperkuat kualitas perguruan tinggi negeri maupun swasta sekaligus meningkatkan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
"Kami di Komisi X mendorong penguatan dukungan bagi perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Konsorsium ini penting agar kampus dapat menghasilkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri serta mampu menekan angka pengangguran intelektual," ujar Karmila.
Ia menilai dunia industri perlu lebih aktif menyampaikan kebutuhan kompetensi tenaga kerja kepada perguruan tinggi. Dengan demikian, pembukaan program studi maupun pengembangan kurikulum dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja sehingga lulusan lebih siap bersaing.
Di kesempatan yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Dr Nopriadi, SKM, MKes, mengatakan pihaknya tengah memetakan kompetensi dosen, mahasiswa, dan hasil kajian perguruan tinggi di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Pemetaan tersebut akan menjadi dasar pembentukan konsorsium yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan industri untuk menyelesaikan persoalan daerah.
Menurut Nopriadi, konsorsium akan menjadi implementasi nyata program "Perguruan Tinggi Berdampak" yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Riau maupun Kepulauan Riau.(***)
Berita Terkait
- DPRD dan Pemkab Siak Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 20250
- Tindak Lanjuti MoU dengan Pihak Kedua, SPR Temui Perusahaan Besar di Dumai0
- Jumat 31 Juli, Pendampingan Penyemprotan Disinsfektan PMK URC Ternak di Kampung Dusun Pusaka0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat tanggal 31 Juli0
- Bupati Pelalawan Tegaskan Mediasi Sengketa Lahan Mak Teduh Dilanjutkan0
- Turnamen Persahabatan Tenis Meja PWI Riau, SKK Migas Sumbagut dan EMP Bentu Perkuat Sinergi0
- Pemkab Siak Jajaki Kerja Sama dengan RRI Pekanbaru, Perluas Promosi Daerah hingga Nasional0
- Diskusi BPJS Kesehatan dan KSPSI AGN Riau, Bahas Solusi Tunggakan hingga Akses Layanan0
- Stadion Utama Riau Berbenah, Dispora Kerahkan Kekuatan Organisasi Olahraga dan Kepemudaan!0
- Rapat Persiapan dan Pembentukan Panitia HUT ke-81 RI Tahun 2026 Kecamatan Sungai Apit0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







