Pemuda Muhammadiyah Riau Diskusi RUUHIP

By Bermadah 12 Jul 2020, 19:13:45 WIB Riau
Pemuda Muhammadiyah Riau Diskusi RUUHIP

BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU - Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Riau taja kegiatan Ngopi Bareng dan Diskusi Pemuda menanggapi Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUUHIP) berlokasi di D Star Cafe Pekanbaru, (29/6/2020) lalu.

Acara ini dipandu oleh Ahmat Effendi Siregar Ssy sebagai moderator dengan menguang Dr Jupendri, SSos, MIkom selaku Wakil Ketua Bidang Riset Teknologi dan SDM PWPM Riau, dan Irwan Yuliadi, SIP Wakil Ketua Bidang Ketahanan Nasional PWPM Riau.

Irwan Yuliadi menyampaikan terkait RUU HIP yang disepakati untuk dibahas menjadi RUU inisiatif DPR pada Rapat Paripurna tanggal 12 Mei 2020 lalu.

Dalam RUU tersebut, ada 10 bab yang terdiri dari 60 pasal yaitu “ketentuan umum memuat 1 pasal, Haluan Ideologi Pancasila memuat 5 bagian dan 17 pasal, Haluan Ideologi Pancasila sebagai pedoman pembangunan nasional memuat 15 pasal, Haluan Ideologi Pancasila sebagai Pedoman Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi memuat 3 pasal, Haluan Ideologi Pancasila sebagai Pedoman Sistem Nasional Kependudukan dan Keluarga memuat 3 pasal, pembinaan haluan ideologi Pancasila memuat 3 bagian dan 15 pasal, partisipasi masyarakat memuat 1 pasal, pendanaan memuat 1 pasal, ketentuan peralihan memuat 1 pasal dan ketentuan penutup memuat 3 pasal,“ jelas Irwan.

Tiga organisasi masyarakat keagamaan yakni PBNU, PP Muhammadiyah dan MUI menilai RUU HIP tidak diperlukan.
Kontroversi terkait RUU HIP belakangan ini mejadi sorotan publik seperti salah satu contoh dari artikel yang dimuat di www.kompas.com tanggal 25/06/2020 yang menjadi polemik atau  sorotan dari Sekjen MUI Anwar Abbas adalah konsep Trisila dan Ekasila dalam salah satu pasal yang termasuk dalam b II pasal 7 yang berbunyi : (1) ciri pokok Pancasila adalah keadilan dan kesejahteraan sosial dengan semangat kekeluargaan yang merupakan perpaduan prinsip ketuhanan, kemanusiaan, kesatuan, kerakyatan/demokrasi politik dan ekonomi dalam satu kesatuan. (2) Ciri pokok Pancasila berupa Trisila, yaitu: sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi, serta ketuhanan yang berkebudayaan. (3) Trisila sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terkristalisasi dalam Ekasila, yaitu gotong-royong.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, menurut Irwan, PW Pemuda Muhammadiyah Riau mengajak segenap elemen pemuda mesti menyatakan sikap dan memberikan perannya dengan memberikan masukan-masukan kepada DPR terkait polemik isi RUU HIP karena ini sudah menjadi isu nasional.

Jupendri selaku Wakil Ketua Bidang Riset Teknologi dan SDM PWPM Riau mengatakan, “Pancasila itu merupakan satu kesatuan utuh (sila 1, 2, 3, 4 dan5), tidak bisa dipisahkan, karena berkaitan satu sama lain. Sila Ketuhanan YME merupakan pondasi dasar bukan keadilan social, pancasila tidak lagi berdasar pada 1 Juni 1945 ataupun Piagam Jakarta 22 Juni 1945 tetapi sudah pada 18 Agustus 1945 yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. RUU HIP ini dibuat kemungkinan untuk memperkuat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila sebagaimana yang tertuang dalam pasal 44,“ kata Jupendri.

Jupendri menambahkan, untuk ikut serta memberikan koreksi atas RUU HIP tersebut, tidak hanya RUU nya yang dibaca, namun juga naskah akademiknya dan itu bisa dilihat di website DPR RI. Bila ingin melihat historis pembentukan Pancasila, maka RUU HIP ini mestinya tidak hanya mengadopsi Pidato Ir Sukarno (1 Juni 1945), namun juga Piagam Jakarta (22 Juni 1945).

Akan tetapi, yang paling tepat untuk merekonstruksi makna Pancasila tersebut adalah teks Pancasila sebagaimana pada pembukaan UUD 45 yang disahkan 18 Agustus 1945.

Untuk saat ini, Pancasila yang merupakan konsensus the founding father belum perlu diubah. Karena  isinya memang sudah merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia. Namun demikian, pembicaraan (diskursus) tentang ideologi tidak boleh berhenti. Ideologi itu sifatnya bisa dinamis (tidak final), yang final itu Kita Suci.

Karena itu, diskursus tentang ideologi, apakah itu Komunis ataupun Khilafah menurutnya boleh saja, sebagaimana diskursus tentang ideologi  Sosialis dan Kapitalis.(rls/fik)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

  • PelangiQQ

    Ah.. paling bentar ajaa tu - Dapatkan bonus melimpah untuk member baru !! Hanya di ...

    View Article
  • Pelangipoker

    Semoga hukum dapat ditegakkan walaupun melawan orang berduit - Dapatkan bonus untuk member baru ...

    View Article
  • Pokerpelangi

    Udah dapat keja lain mungkin. Habis lama kali diterima PNS - Poker online bonus terbesar untuk ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video