PT Hutahaean Menangkan Praperadilan di PN Pekanbaru
Dugaan Perambahan Hutan

By Bermadah 20 Feb 2018, 13:10:41 WIB Hukrim
PT Hutahaean Menangkan Praperadilan di PN Pekanbaru

Keterangan Gambar : Dirut PT Hutahaean usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau belum lama ini. (dok)


PEKANBARU (bermadah.co.id) - PT Hutahaean memenangkan praperadilan atas Polda Riau dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (19/2/2018). 

Dalam putusannya, Hakim tunggal PN Pekanbaru Martin Ginting menyatakan penetapan tersangka oleh pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau dan kelengkapa berkas Kejaksaan Tinggi Riau, tidak sah.

Dengan putusan yang menyatakan bahwa penyidikan yang dilakukan Polda Riau tidak sah, maka secara otomatis tindakan termohon II dalam hal Kejaksaan Tinggi Riau yang menyatakan berkas PT Hutahaean dengan tersangka Harangan Wilmar selaku Direktur Utama juga tidak sah. 

Dengan begitu, Hakim menilai bahwa mulai dari proses penyidikan hingga pelimpahan berkas ke kejaksaan dan setelah dipastikan berkas lengkap atau P21, gugur. 

Untuk itu, hakim meminta Polda Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau untuk dapat memulihkan nama baik, harkat dan martabat pemohon PT Hutahaean serta Direktur Utamanya Harangan Wilmar yang telah ditetapkan sebagai pihak bertanggung jawab dalam perkara tersebut. 

Sebelum membacakan putusan tersebut, Hakim menjabarkan sejumlah pertimbangannya. Di antaranya adalah, Hakim menyebut telah adanya upaya PT Hutahaean melakukan permohonan izin ke Kementerian Kehutanan tentang pelepasan lahan seluas 823,75 hektare di Afdeling 8, Desa Dalu-Dalu, Rokan Hulu. 

Namun, permohonan izin itu belum juga dijawab oleh Kementerian Kehutanan. Sesuai aturan, jika surat permohonan izin tidak dijawab selama 60 hari, maka secara hukum permohonan dikabulkan. 

Terkait menangnya praperadilan yang dilakukan PT Hutahaean ini, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Gidioan Arif Setiawan mengatakan pihaknya akan mengkoordinasikan dengan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Kita akan berkoordinasi lagi dengan Jaksa Penuntut Umum," katanya, Selasa (20/2/2018) pagi.

Pemberitaan sebelumnya, perusahaan kelapa sawit PT Hutahaean ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau pada Juli 2017 silam.

Penetapan tersangka ini dalam kasus dugaan eksploitasi lahan seluas 835 hektare di luar hak guna usaha (HGU).

Berkas perkara lalu dinyatakan lengkap pada Desember 2017. Namun, hingga kini, pelimpahan berkas dan tersangka atau Tahap II belum kunjung dilakukan karena Komisaris Utama PT Hutahaean, HW Hutahaean dalam kondisi sakit.

Sementara itu, dalam permohonan praperadilannya, PT Hutahaean melalui kuasa  hukumnya meminta pengadilan menyatakan penyidikan yang dilakukan Polda Riau yang menetapkan pemohon sebagai tersangka sesuai laporan polisi Nomor LP/309/VII/2017/Riau/Ditreskrimsus tanggal 24 Juli 2017 dan Berkas perkara Nomor BP/23/X/2017 tanggal 6 Oktober  2017 tidak sah dan tidak berkekuatan hukum mengikat.

Pemohon juga meminta hakim menyatakan pentapan termohon II atas perkara Nomor 23/X/2017 tanggal 6 Oktober 2017 yang menyatakan berkas lengkap atau P21 adalah tidakan yang tidak berdasarkan hukum dan tak punya kekuatan hukum mengikat.

PT Hutahaean juga meminta  pemohon II untuk menghentikan penuntutan terhadap pemohon. Memulihkan hak pemohon dalam kemampuan, kedudukan dan martabat.

Kasus ini berawal dari laporan 33 perusahaan oleh Koalisi Rakyat Riau (KKR) ke Polda Riau pada 16 Januari 2017 lalu. Perusahaan itu diduga menggarap lahan tanpa izin dan tak sesuai aturan.

Dalam laporannya KRR merincikan, seluas 103.230 hektar kawasan hutan dan 203.997 hektar lahan di luar HGU, diduga digarap oleh 33 perusahaan itu.  PT Hutahaean disebutkan mengantongi HGU perkebunan kelapa sawit seluas 4.584 hektar. 

Namun, dalam praktiknya, perusahaan itu malah menggarap seluas 5.366 hektar. Kelebihan ratusan hektar itu, diduga tanpa sesuai aturan di Afdeling 8 dengan luas lahan 835 hektare yang terletak di Dalu-Dalu, Kabupaten Rokan Hulu. (fik)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

  • PelangiQQ

    Ah.. paling bentar ajaa tu - Dapatkan bonus melimpah untuk member baru !! Hanya di ...

    View Article
  • Pelangipoker

    Semoga hukum dapat ditegakkan walaupun melawan orang berduit - Dapatkan bonus untuk member baru ...

    View Article
  • Pokerpelangi

    Udah dapat keja lain mungkin. Habis lama kali diterima PNS - Poker online bonus terbesar untuk ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video