295 Hektar Tanaman Padi di Barito Utara Gagal Panen

By Bermadah 15 Feb 2018, 21:17:54 WIB Nasional
295 Hektar Tanaman Padi di Barito Utara Gagal Panen

Keterangan Gambar : Ilustrasi gagal panen karena terendam banjir


BARITO UTARA (bermadah.co.id) - Petani padi di Kecamatan Gubung Timang dan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, mengklaim 295 hektar tanaman padi di kawasan itu gagal panen karena terdampak banjir ke PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo).

Kepala Dinas Pertanian Barito Utara Setia Budi, Kamis 15/2/2018) menyebutkan, ratusan hektare lahan padi musim tanam Oktober-Maret 2017/2018 yang gagal panen akibat terendam banjir itu merupakan milik 600 kelompok tani di sejumlah desa sentra padi di Gunung Timang dan Montallat.

Tanaman padi yang gagal panen itu, kata dia, diterjang banjir berulang-ulang kali selama 2017 akibat meluapya Sungai Barito dan Sungai Montallat (anak Sungai Barito) yakni tanaman padi varietas impari maupun tanaman padi berteknologi Hazton.

"Bahkan ada di sejumlah lahan sawah pada lokasi tertentu ada tanaman padi yang terendam banjir sampai lima kali," ungkapnya.

Budi menjelaskan besaran klaim ganti rugi tanaman padi yang gagal panen akibat bencana alam diantaranya banjir dan longsor itu sekitar Rp6 juta per hektare sehingga kalau dibayar semuanya para petani dapat uang ganti rugi atau klaim mencapai Rp1,8 miliar. 

Pihaknya berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi petani yang melakukan usaha bercocok tanam khususnya padi, pemberian asuransi ini juga diberikan kepada peternak bahkan beberapa orang peternak di daerah ini telah menerima klaim dari kematian ternak yang sifatnya bukan dari kesalahan petani tapi kejadian ekstrim yang mengakibatkan ternak warga mati yaitu klaim ternak sapi Rp10 juta/ekor.

"Kita harapkan pembayaran klaim asurasi milik petani padi sawah itu segera cair sehingga dapat dimanfaatkan warga untuk menanam padi lagi," kata dia.

Pada musim tanam Oktober 2017 sampai Maret 2018 ditargetkan tanaman padi seluas 8.972 hektare yakni padi sawah seluas 3.100 hektare tersebar di Kecamatan Gunung Timang, Teweh Tengah, Teweh Selatan, Teweh Timur, dan Montallat, sedangkan padi ladang seluas 5.872 hektare tersebar di sembilan kecamatan. (red)


Sumber: ANTARA




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video