Bibit Harus Berkualitas, DPP LPPNRI Riau: Jangan Ada Permainan!
Produktivitas Sawit Minimal 7 Ton

By Bermadah 30 Des 2019, 19:46:39 WIB Riau
Bibit Harus Berkualitas, DPP LPPNRI Riau: Jangan Ada Permainan!

Keterangan Gambar : Dedi Syahputra Sagala


BERMADAH.CO.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan produktivitas tanaman Kelapa Sawit bisa meningkat karena penggunaan bibit yang berkualitas baik.

Maka itu, sebut Presiden RI yang sudah masuk 2 periode ini, program sawit rakyat atau peremajaan kebun sawit harus bisa mewujudkan produktivitasnya. 

Jadi, pemerintah daerah harus segera mengoptimalkan kegiatan peremajaan ini. Tentunya, dengan catatan hasil produktivitasnya buah sawit haruslah meningkat. 

"Sekarang ini satu hektare menghasilkan hampir 4 ton. Dengan program peremajaan harus mencapai 7 atau 8 ton per hektare," kata Presiden Jokowi usai peresmian implementasi Program B30 di SPBU Pertamina Jalan MT Haryono Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019) lalu. 

Presiden menyebutkan, program tersebut akan dilanjutkan ke depannya. Dengan target 500.000 hektare dalam waktu tiga tahun ke depan. 

"Kita punya dana Rp20 triliun lebih untuk program peremajaan Kelapa Sawit ini. Negara lain bisa meningkatkan produktivitas, kita harus bisa juga," ujarnya.

Ketua DPP Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Riau, Dedi Syahputra Sagala mengatakan, pihaknya siap menyukseskan program Presiden Joko Widodo untuk program peremajaan sawit ini di Riau.

Untuk itu, tegas Dedi, Kepala Daerah dan Kepala Dinas terkait harus bisa bersama mewujudkannya. 

"Jangan sampai ada permainan dalam program ini. Apalagi, sampai ada Kepala Dinas yang bermain proyek peremajaan sawit ini. Jelas sudah perintah pak Jokowi. Kita kawal ini agar berjalan sukses di Riau," ucapnya.

DPP LPPNRI Riau, sebut dia, akan melakukan inventarisir, keluhan dan permasalahan yang ada dari petani nantinya pada program replanting atau peremajaan sawit di daerah Kabupaten/Kota se Riau. 

"Jika ada catatan negatif. Kita pasti laporkan dengan bapak Presiden melalui DPN LP PNRI . Jangan ada permainan dalam pengerjaannya. Karena targetnya jelas. Apalagi sampai ada Kepala Dinas yang bermain proyek. Semoga tidak adalah itu semua," ungkapnya.(***)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video