Dampak COVID-19, 5 Perusahaan di Pelalawan Telah Merumahkan Karyawan

By Bermadah 17 Apr 2020, 15:50:05 WIB Pelalawan
Dampak COVID-19, 5 Perusahaan di Pelalawan Telah Merumahkan Karyawan

BERMADAH.CO.ID, PELALAAAN -  Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemerintah Kabupaten Pelalawan telah mendapat laporan secara resmi bahwa ada 5 Perusahaan telah merumahkan pekerja atau karyawan. Keputusan merumahkan karyawan didasari karena situasi sedang sulit akibat COVID-19 yang sedang terjadi.

Hal ini disampaikan Ir Abdul Rahman MP Kadisnaker Pelalawan melalui Iskandar MSI Kabid Hubungan Industrial Disnaker Pelalawan, Jumat (17/4/2020) di Pangkalan Kerinci.

"Disnaker Pelalawan saat ini telah menerima laporan resmi 5 perusahaan yang telah merumahkan pekerja atau karyawannya. Perusahaan memutuskan merumahkan karyawan akibat wabah virus corona (COVID-19) yang sedang terjadi.

"Kelima perusahaan telah resmi melaporkan dan ini yang kami sampaikan. Ada perusahaan yang belum melapor , kami juga nggak tahu," ujar Iskandar di kantor Disnaker.

Data 5 Perusahaan telah melapor secara resmi merumahkan karyawan di antaranya:

1. KFC Pangkalan Kerinci, PT Fast Food Indonesia 13 orang.
2. PT Ramayana 36 orang, 
3. Grand Hotel 41 orang
4. Hotel Dika Raya 6 orang
5. PT JPSK 52 orang.

Keputusan merumahkan karyawan didasari karena situasi sedang sulit akibat wabah COVID-19 yang sedang terjadi.

Menanggapi 5 perusahaan merumahkan karyawan, Disnaker Pelalawan telah mengeluarkan surat edaran. "Disnaker telah terbitkan surat edaran kepada pimpinab perusahaan dan serikat pekerja. Surat edaran itu memperhatikan surat edaran Menteri Ketenagakerjaan, Surat edaran Gubernur Riau dan surat edaran Bupati Pelalawan," kata Iskandar.

Dalam surat edaran Disnaker Pelalawan, bahwa saat ini tidak melakukan pertemuan mediasi dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial sementara waktu. Sampai dengan adanya kebijakan selanjutnya dari pemerintah.

Diharapkan pihak pengusaha, pihak pekerja/buruh serta serikat pekerja dapat menyelesaikan perselisihan  hubungan industrial secara bipartit ditingkat perusahaan .

Seluruh pekerja/buruhnya tidak masuk kerja, dengan mempertimbangkan kelangsungan usaha maka perubahan besaran dan cara pembayaran upah pekerja/buruh dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja/buruh. (EP)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

  • PelangiQQ

    Ah.. paling bentar ajaa tu - Dapatkan bonus melimpah untuk member baru !! Hanya di ...

    View Article
  • Pelangipoker

    Semoga hukum dapat ditegakkan walaupun melawan orang berduit - Dapatkan bonus untuk member baru ...

    View Article
  • Pokerpelangi

    Udah dapat keja lain mungkin. Habis lama kali diterima PNS - Poker online bonus terbesar untuk ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video